Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Gedung Lantai 8 Pemkab Ponorogo Bersolek, Dicat Ulang, Sedot Anggaran Rp800 Juta

Scaffolding untuk pengecatan dipasang di dinding ruang kerja bupati. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Gedung Sasana Krida Praja atau lebih dikenal dengan gedung lantai 8 milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bersolek. Ya, gedung kantor Pemkab setempat itu bakal dicat ulang bagian luarnya. Sejak berdiri megah sekitar 20 tahun lalu, ini baru pertama kalinya gedung itu dilakukan pengecatan ulang.

Pengecatan gedung yang merupakan peninggalan dari almarhum Bupati Markum Singodimedjo itu menyedot anggaran dari APBD hingga Rp822 juta. Saat ini scaffolding (perancah) mulai dipasang di sekitar dinding yang akan dilakukan pengecetan ulang tersebut.

“Sejak minggu kemarin sudah dilakukan pemasangan scaffolding mengelilingi gedung akan dicat ulang,” kata Kabag Umum Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Ponorogo, Heru Budi Santoso, Selasa (20/9/2022).


Tak hanya gedung lantai 8, pengecatan juga dilakukan hingga bagian depan ruang kantor kerja bupati. Pekerjaan pengecatan itu ditarget bisa selesai hingga tiga bulan mendatang. Untuk warna, sesuai dengan pilihan Bupati Sugiri Sancoko bakal diberikan warna baru, yakni kombinasi putih dan kuning emas. “Untuk warna cat, sesuai dengan pilihan Bapak Bupati, warna putih kombinasi kuning emas,” ungkap Budi.

Selain belum dilakukan pengecatan ulang setelah berdiri 20 tahun, alasan dilakukan pengecatan bagian luar ini, karena sudah banyak kerusakan, jamur, kotoran burung dan mulai mengelupas. “Untuk gedung lantai 8 praktis belum pernah dilakukan pengecatan ulang. Pengecatan ulang pernah dilakukan di lantai bawah saja, itupun sudah 3-4 tahun yang lalu,” ucap mantan Camat Jetis tersebut.

Sebelum dicat dengan warna baru, dinding bakal ditreatmen terlebih dahulu. Yakni cat lama dikelupas. Kemudian diberikan cat dasar menggunakan sealer dua lapis. Hal itu dilakukan untuk menutupi yang retak ataupun serabut dinding. “Baru kemudian dilakukan pengecatan warna putih dan kuning emas hingga 3-4 lapis. Untuk menjaga kualitas cat dinding itu, rencana akan dilakukan pengecatan hingga 5 lapis,” katanya.

Untuk menjaga kualitas, cat yang dipilih pun khusus untuk luar ruangan. Tak tanggung-tanggung cat langsung dari pabriknya. Pun pihak pabrik memberikan fasilitas pengawas. Sehingga pengerjaannya nantinya bakal diawasi oleh beberapa pengawas. Mulai dari pabrik catnya sendiri, juga ada konsultan pengawas dan pengawas lainnya. “Dengan metode pengecatan berlapis ini, diharapkan warna cat bisa bertahat hingga 10 tahun ke depan,” harap Budi. [end/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar