Politik Pemerintahan

Gedung DPRD Jember, Tempat Ramah Bagi PKL

Jember (beritajatim.com) – Lingkungan gedung DPRD di kabupaten cenderung steril dan dinilai sakral. Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jember cenderung berbeda. Gedung wakil rakyat ini dikelilingi oleh gerobak-gerobak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan.

Kebiasaan berdagang di depan gedung DPRD Jember tersebut sudah menjadi maklumat umum dan dinilai legal. Pasalnya, penegak hukum seperti polisi pun sesekali terlihat membeli jajanan yang dijajakan oleh para PKL.

“Ndak pernah ada penggusuran, jadi ndak masalah, yang penting kalau berjualan di sini harus jaga kebersihan,” ujar Kusnadi (46), salah seorang Pedagang Kaki Lima di depan Gedung DPRD Jember, Selasa (09/07/2019).

Gedung yang beralamat di Jalan Kalimantan, Tegal Boto Lor, Sumbersari, Jember tersebut hanya akan mensterilkan area sekitarnya ketika ada acara tertentu. “Kecuali kalau ada kegiatan, misalnya kegiatan DPRD tadi siang, ada rapat paripurna, akhirnya kami diminta pindah oleh pihak kantor,” tutur Kusnadi.

Kendati demikian, Pedagang Kaki Lima akan kembali beroperasi lagi setelah acara formal di gedung DPRD usai. [ihs/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar