Politik Pemerintahan

Gandeng UMKM, Sumenep Punya Rest Area di Wilayah Perbatasan

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi meresmikan Rest Area Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan., Minggu (11/4/2021)

Sumenep (beritajatim.com) – Bagi para wisatawan atau siapapun yang merasa kelelahan saat perjalanan jauh menuju Sumenep, saat ini bisa beristirahat di ‘Rest Area’ yang ada di Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan.

Di wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Pamekasan ini, para pengunjung bisa sejenak beristirahat, sambil menikmati kuliner yang ada di ‘Rest Area’ tersebut.

“Untuk tahap awal ada 15 rombong UMKM binaan Baznas yang mengisi di ‘rest area’ ini. Insya Allah akan terus bertambah dan berkembang UMKM yang akan membuka rombong disini,” kata Ketua Baznas Sumenep, Moh. Jazuli, Senin (12/04/2021).

Rest area tersebut baru saja diresmikan Bupati Sumenep, Ach. Fauzi pada Minggu (11/04/2021). Di tempat istirahat ini, tidak hanya ada rombong makanan, tetapi juga dilengkapi dengan musala dan toilet.

“Harga makanan dan minuman disini sangat terjangkau. Dan bagi yang makan dan minum disini, ini sekaligus bersedekah. Karena sebagian hasil penjualannya kami sisihkan untuk membantu anak yatim dan fakir miskin,” terang Jazuli.

Rombong-rombong kuliner di rest area Sumenep (foto : Temmy)

Rest area tersebut nantinya tidak hanya menjual makanan dan minuman, tetapi juga souvenir dan makanan khas Sumenep yang bisa dijadikan oleh-oleh.

“Jadi yang mampir di rest area ini bukan hanya yang perjalanan jauh dari luar kota menuju Sumenep, tetapi bisa juga bagi yang sudah selesai berkunjung ke Sumenep akan kembali ke tempat asalnya, juga silahkan mampir kesini untuk beli oleh-oleh yang bisa dibawa pulang,” ucap Jazuli.

Sementara Bupati Sumenep, Ach Fauzi sangat mengapresiasi gagasan Baznas membuka rest area dengan menggandeng UMKM. Bupati berharap agar rest area ini terus berkembang dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Perlu dukungan semua pihak untuk mempromosikan ini. Supaya orang-orang dari luar itu tahu, Sumenep sekarang punya rest area di perbatasan. Ada pusat kuliner sekaligus tempat istirahat, juga pusat oleh-oleh,” ujarnya. (tem/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar