Politik Pemerintahan

Gaji Naik, Perangkat Desa di Ponorogo Setara dengan ASN Golongan 2A

Kepala BPPKAD Ponorogo Bambang Tri Wahono (foto : Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Tahun 2020  Pemkab Ponorogo akan mengucurkan alokasi dana desa (ADD) sebesar Rp 153 milyar ke desa yang berada di bumi reyog. Dana Rp 50 miliar dari jumlah ADD yang akan diberikan tersebut digunakan untuk penggajian perangkat desa.

Karena sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2019 tentang besaran gaji atau penghasilan tetap (siltap) yang diterima perangkat desa di Ponorogo setara dengan ASN golongan 2A.

”Jadi perangkat desa besaran gajinya sekarang minimal Rp 2 juta,” kata Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo Bambang Tri Wahono, saat ditemui beeitajatim.com di kantornya, Rabu (16/12/2019).

Bambang merinci jumlah perangkat desa di Ponorogo ada 4069 orang. Besaran gaji atau siltap yang diberikan, untuk kepala desa sebesar Rp 2.400.000, sekretaris desa mendapat Rp 2.200.000 dan untuk perangkat lain atau staf sebesar Rp. 2.000.000,-.

”PP itu mengamanatkan tahun 2020 aturan itu haru jalan. Namun di Ponorogo penyetaraan siltap perangkat desa ini sudah dimulai bulan Oktober ini, menggunakan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK),” katanya.

Bambang menambahkan meski ada peningkatan siltap pada perangkat desa, pemkab setempat tidak akan mengurangi tanah kas desa. Semua itu kata Bambamg masih menjadi kewenangan dan pengelolaannya masing-masing desa. Begitu pun juga dengan dana desa juga akan masih mengalir ke desa.

”Dana desa masih tetap ada, sebab untuk pembangunan dan kemajuan desa,” pungkasnya.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar