Politik Pemerintahan

Gaguk Tri Prasetyo Resmi Jabat Sekdakot Mojokerto

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengambil sumpah jabatan Sekdakot Mojokerto di Rumah Rakyat.

Mojokerto (Beritajatim.com) – Gaguk Tri Prasetyo dilantik dan diambil sumpah sebagai Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Mojokerto. Prosesi Pengambilan Sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto tahun 2021 oleh Walikota Mojokerto digelar di Pendopo Rumah Rakyat Jalan Hayam Wuruk Kota Mojokerto.

Proses seleksi terbuka Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekdakot Mojokerto dimulai sejak tanggal 24 Mei sampai dengan 14 Juni 2021 berdasarkan Surat Gubernur Jawa Timur Nomor : 821.2/3996/204.4/2021 tanggal 7 juli 2021 perihal koordinasi Persetujuan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekdakot Mojokerto serta Surat Ketua Kasn Nomor : b-2458/kasn/7/2021 tanggal 21 Juli 2021 perihal Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka Sekda.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, penunjukan Sekdakot Mojokerto telah melalui tahapan mekanisme yang ditentukan untuk mengukur tingkat kompetensi calon Sekdakot. “Jabatan sekretaris adalah jabatan yang sangat esensial karena menjadi sentral administrasi penyelenggaraan roda pemerintahan di daerah,” ungkapnya.

Artinya, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), maju mundurnya kegiatan pemerintahan ditentukan oleh seberapa maksimalnya peran seorang sekretaris dalam mengendalikan, mengelola dan memberdayakan perangkat organisasi agar dapat menjalankan tugas dan fungsi yang telah dibebankan. Hal tersebut sejalan dengan fungsi dan peran seorang sekretaris sebagai katalisator, dinamisator dan motivator.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah bukanlah sekedar acara seremonial, tetapi merupakan sebuah peneguhan komitmen untuk melaksanakan tugas dan amanah yang dipercayakan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan secara profesional. Apalagi melihat kondisi masyarakat sekarang yang semakin cerdas dan lebih terbuka dalam menyampaikan aspirasi, tuntutan ataupun kepentingan-kepentingan mereka,” katanya.

Kondisi tersebut tentu saja menuntut adanya kesiapsiagaan dan respon yang arif dan cerdas dari semua selaku penyelenggara pemerintahan. Terlebih, tegas Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Mojokerto, di masa pandemi Covid-19 ini banyak persoalan yang harus dihadapi. Untuk itu, kepada pejabat yang dilantik diharapkan untuk selalu memperhatikan perkembangan kondisi dan tuntutan sosial masyarakat yang ada.


“Tuntutan masyarakat akan pelayanan publik yang lebih profesional, efektif, efisien, terbuka, tepat waktu dan tepat sasaran, harus selalu direspon secara positif dengan memperlihatkan karya nyata dalam praktek pelaksanaan tugas. Pelantikan pada hari ini, hendaklah juga dimaknai sebagai upaya untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan publik,” ujarnya.

Masih kata Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto, pelantikan bukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, melainkan lebih kepada kepentingan organisasi. Untuk itu, tegas Ning Ita, selain dibarengi dengan kemauan dan semangat kerja keras dari seorang sekretaris daerah, juga diperlukan adanya dukungan dari seluruh perangkat organisasi yang ada, sehingga implementasinya akan berjalan dengan optimal.

“Saya juga berharap kepada Sekretaris Daerah dan seluruh ASN di Kota Mojokerto dapat memegang teguh nilai berakhlak dalam melaksanakan tugasnya melayani masyarakat. berakhlak yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif, sehingga dapat mendorong terciptanya birokrasi yang semakin dinamis untuk mendukung pembangunan,” urainya.

Sebagaimana Presiden Joko Widodo, telah meluncurkan berakhlak sebagai tujuh nilai dasar atau core values bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai momentum percepatan transformasi ASN. Hadirnya nilai dasar berakhlak bagi ASN tersebut, diharapkan dijadikan sebagai budaya kerja baru yang dibangun dan diperkuat di seluruh lingkungan ASN.

“ASN merupakan profesi pengabdian yang utamanya melayani masyarakat sehingga harus siap melayani dan bukan dilayani. Dengan berakhlak ini, saya berharap tidak hanya menjadi jargon, namun menjadi nilai karakter ASN yang bisa dilihat nyata oleh masyarakat dan muncul dalam sikap, perbuatan, perkataan dan pengabdian ASN kota mojokerto,” ujarnya.

Sehingga dengan memegang teguh nilai dasar berakhlak dan semboyan bangga melayani bangsa, maka ASN telah bertransformasi dapat memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat dan mendukung pembangunan indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita mengucapkan terima kasih kepada Sekdakot Mojokerto sebelumnya, Harlistyati.

“Terima kasih kepada Bu Harlistyati atas dedikasinya sebagai Sekretaris Daerah di Kota Mojokerto selama kurang lebih tiga tahun dan kepada Bapak Abdul Rahman Tuwo yang telah menjadi pelaksana tugas dan penjabat Sekdakot sebelumnya,” tegasnya.

Gaguk Tri Prasetyo sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Diskominfo) Kota Mojokerto. Gaguk juga merupakan Person In Charge (PIC) Komunikasi Publik Vaksinasi Covid-19 Kota Mojokerto. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar