Politik Pemerintahan

Gagal Penuhi Target Pileg 2019, Ketua Nasdem Surabaya Mengundurkan Diri

Surabaya (beritajatim.com) – Gagal memenuhi target perolehan kursi di DPRD Kota Surabaya, Ketua DPD Partai NasDem Surabaya Sudarsono Rahman mengundurkan diri dari jabatannya.

Pernyataan mundur ini disampaikan Sudarsono di hadapan pengurus DPD, DPC (pengurus kecamatan), dan ranting (pengurus kelurahan) ketika berbuka puasa pada Ramadan lalu. Hingga kini, Sudarsono belum memberikan klarifikasi lanjutan ketika dikonfirmasi wartawan.

Hanya saja, dalam media sosial (medsos) facebook 14 Juni 2019, Sudarsono mengunggah status tentang pengunduran dirinya. “Sdh cukup…sdh lelah…saatnya undur diri dari dunia persilatan,” unggah Sudarsono yang mendapat tanggapan beragam dari netizen.

Pada kesempatan terpisah, Ketua Bappilu Partai NasDem Surabaya Djauhari membenarkkan kabar tersebut. Menurut dia, saat berbuka puasa lalu, Sudarsono ngomong akan mundur setelah pelantikan angggota DPRD Kota Surabaya terpilih. Karena, di dokumen nanti harus ada tanda tangan ketua partai.

“Hanya saja sampai saat ini surat resmi pengunduran diri Pak Sudarsono belum dibuat. Baru sebatas omongan. Ya, mungkin menunggu pelantikan anggota dewan yang baru Agustus,” ungkap Djauhari.

Ditanya pemicu mundurnya Sudarsono, Djauhari mengaku tidak tahu persis. Namun, diduga karena gagal memenuhi target tujuh kursi di DPRD Kota Surabaya. Pada pileg 2009, Partai NasDem mendapatkan tiga kursi. Perolehan ini mengalami peningkatan dibanding pileg sebelumnya yang hanya meraih dua kursi.

“Dalam raker dengan pengurus DPC dan ranting, ditargetkan merebut tujuh kursi atau maksimal lima kursi. Namun, Partai Nasdem hanya mendapatkan tiga kursi. Sebenarnya Pak Sudarsono tergolong sukses, apalagi nyaris mendapatkan empat kursi,” pungkas dia.

Lalu siapa calon pengganti Sudarsono, Djauhari mengaku belum tahu. Sebab, penunjukan ketua DPD adalah wewenang pusat.[ifw/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar