Politik Pemerintahan

Gagal Maju Pilbup Kediri Jalur Perseorangan, Ketum GR-MKLB Minta Maaf

Kediri (beritajatim.com) – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri 2020 dipastikan tidak diikuti oleh pasangan calon perseorang. Hingga Penutupan, penyerahan syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan oleh KPU Kabupaten Kediri, pada Minggu (23/2/2020) pukul 24.00 WIB, tidak ada kandidat yang berhasil lolos.

Rahmat Mahmudi sempat datang ke Kantor KPU sore hari. Akan tetapi kedatangannya bukan untuk mengumpulkan syarat dukungan. Melainkan untuk menyampaikan perkembangan hasil dukungan masyarakat atas pencalonannya. Ketua Umum Gerakan Rakyat Menuju Kediri Lebih Baik (GR-MKLB) itu tidak mampu mengumpulkan syarat minimal dukungan sebanyak 79.715 suara.

Hingga Sabtu malam, jumlah dukungan riil yang telah diinput tim Rahmat Mahmudi ke aplikasi Silon baru 67.915 suara. Sehingga, ia masih kurang sekira 12 ribu untuk mencapai angka minimal. “Kami memutuskan untuk memberitahukan perkembangan ini kepada KPU,” kata Rahmat.

Pensiunan ASN Pemkab Kediri ini meminta maaf kepada seluruh relawan RM (Rahmat Mahmudi). Dirinya juga menyampaikan rasa terima kasih atas kinerja para relawan yang sudah membantunya tersebut.

“Setelah dua bulan berjuang mengumpulkan dukungan rakyat untuk memenuhi syarat sebagai calon bupati dari jalur perseorangan atau independen, akhirnya sore tadi perjuangan itu berakhi,” imbuh Rahmat.

“Sayangnya, akhir perjuangan ini tidak sesuai yang kita harapkan, karena RM tidak berhasil mengumpulkan jumlah pendukung sesuai yang dipersyaratkan UU. RM hanya berhasil mengumpulkan 67.915 pendukung, sedangkan syarat minimal dukungan adalah 79.715 pendukung. Terkait itu saya menyampaikan permohonan maaf kepada para relawan RM yang telah berjibaku mengumpulkan dukungan hingga mencapai angka sebesar itu, teriring ucapan terimakasih. Saya bangga atas kinerja para relawan yang luar biasa,” terusnya.

Dirinya akan berusaha sekuat tenaga agar Program-program RM dapat diadopsi oleh calon bupati lainnya, sehingga rakyat tetap dapat menikmati Program RM, meski RM tidak menjadi bupati. “Memang manusia hanya bisa berusaha, dan Allah jua yang menentukan. Lahaula wala quwwata ila billahil aliyyil adhim. Yakin bahwa skenario Allah adalah yang terbaik dan pasti berbuah nikmat,” tutupnya.

Terpisah, Komisioner KPU Divisi Teknis Anwar Anshori mengatakan, pihaknya selama ini memberikan pendampingan kepada tim operator Silon, bimbingan teknis, dan monitoring kesiapan. Tak terkecuali kepada Rahmat Mahmudi. “Kami apresiasi, karena Pak Rahmat kooperatif untuk memutuskan datang ke KPU dan menyatakan bakal menyerahkan,” katanya.

Masih kata Anwar, ada empat akun aplikasi pencalonan (Silon) yang sudah dibuka. Yakni milik Rahmat Mahmudi-Halid Suharto, Subani-Burhanuddin, Joko Riyanto – Edi Purnomo, dan pasangan merger baru Joko Riyanto – Subani.

Tetapi, pasangan lain sudah lebih dulu mengundurkan diri. Sedangkan aplikasi Silon akan ditutup secara sistematis oleh KPU sesuai tahapan yang telah disepakati, yakni pukul 24.00 WIB. [nm/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar