Politik Pemerintahan

Fraksi PDIP Usul Pemprov Gunakan Anggaran Silpa Tangani Covid-19

Surabaya (beritajatim.com) – Saat ini pemerintah Indonesia telah menetapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan status kedaruratan kesehatan masyarakat untuk menekan penyebaran wabah virus corona atau Covid-19.

Hal tersebut tertuang Peraturan Pemerintah (PP) nomor 21 tahun 2020 tentang PSBB yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 31 Maret 2020.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno, Jumat (3/4/2020) mengatakan, tentu akan ada anggaran yang besar untuk menjalankan kebijakan tersebut.

Menurut Untari yang juga Sekretaris DPD PDIP Jatim ini, anggaran Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) Tahun 2020 merupakan salah satu langkah yang terbaik untuk penanganan Covid-19.

“Saya meminta Pemprov Jatim merealokasi anggaran sejumlah sektor dan memanfaatkan anggaran Silpa untuk penanganan Covid-19. Itu bisa menjadi solusi untuk kekurangan anggaran yang dibutuhkan. Kemarin kan ada anggaran Rp 100 miliar dari DPRD Jatim dan Rp 260 miliar dari OPD Pemprov. Total Rp 360 miliar. Saya rasa tidak cukup dan masih kurang untuk provinsi sebesar Jawa Timur. Jawa Tengah menyediakan anggaran Rp 1 triliun lebih untuk penanganan Covid-19,” jelasnya.

Dia menegaskan, sisa anggaran-anggaran tersebut sebaiknya diprioritaskan lebih kepada program penanganan penyebaran virus corona atau program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat di tengah kondisi wabah corona.

Untari menjelaskan, di antara dana yang bisa dimanfaatkan untuk pengadaan alat kesehatan khusus penanganan Covid-19 adalah pembelian Alat Perlindungan Diri (APD) dan lebih kepada bantuan langsung yang dirasakan masyarakat. “Seperti pemberian sembako dan sebagainya,” tuturnya.

Selain itu, Untari juga menyarankan agar Pemprov Jatim melalui Dinas Kominfo Jatim agar membuat web yang lebih lengkap dan terpadu dengan isinya ditambahkan hal-hal kebijakan pemprov terkait Covid-19.

“Semisal, bidang ekonomi yakni bagaimana menjelaskan program untuk mengatasi nasib pekerja rumahan/outsourching/harian. Apakah ada bantuan subsidi sembako murah seperti program Pak Jokowi. Dan, rakyat bersangkutan bisa akses dan tinggal klik. Kemudian, terkoneksi juga bayar pajak kendaraan bermotor online dan klik masuk ke Samsat online. Kemudian, di bidang pendidikan dijelaskan sekolah libur sampai kapan dan petunjuk bagi guru agar bisa mengajar online atau pakai cara lain, petunjuk bagi ortu siswa serta petunjuk bagi siswa. Juga, bagaimana pelaksanaan PPDB bagi sekolah swasta dan lainnya,” pungkasnya. (tok/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar