Politik Pemerintahan

Fraksi PDIP Tolak Nama Tirta Pandalungan

Hadi Supaat

Jember (beritajatim.com) – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menyoroti penggunaan nama Tirta Pandalungan sebagai nama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam).

“Kami Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Jember meminta untuk mencermati kembali perubahan nama Pandalungan. Menurut hemat kami, sampai saat ini kata Pandalungan belum bisa diterima luas,” kata juru bicara Fraksi PDIP Hadi Supaat, dalam sidang paripurna pembacaan pandangan umum fraksi terhadap nota pengantar pengajuan lima rancangan peraturan daerah, di gedung DPRD Jember, Jawa Timur, Rabu (13/11/2019).

Fraksi PDIP mengusulkan nama Perumdam Tirta Mandiri. Penggunaan kata ‘mandiri’ sesuai dengan upaya pemerintah untuk menjadi mandiri.

Penamaan Perumdam Tirta Pandalungan termaktub dalam Raperda tentang Pendirian Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pandalungan Jember.

I​​​​​kbal Wilda Fardana, juru bicara Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, mengatakan Perumdam Tirta Pandalungan ini akan menjadi salah satu perusahaan daerah yang memberikan kontribusi bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah kabupaten Jember.

“Pemerintah berkewajiban melakukan pembinaan dan pendampingan intensif dan berkesinambungan bagi upaya terwujudnya BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) yang eksis, mandiri, dan berdaya saing tinggi,” kata Ikbal.

Fraksi PPP berharap prosez kelahiran BUMD Tirta Pandalungan ini tidak membebani APBD kabupaten Jember. Ikbal ingin lerumdam ini harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta dapat memberikan keuntungan dan manfaat bagi rakyat Jember.

“Perumdam harus memperhatikan kualitas air yang sehat, bersih, dan higienis serta pelayanan prima, khususnya kepada para konsumen dengan harga terjangkau dan kompetitif,” kata Ikbal. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar