Politik Pemerintahan

Fraksi GIB Persoalkan Ketiadaan Tim Ahli DPRD Jember

Jember (beritajatim.com) – Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya mempersoalkan ketiadaan tim ahli di DPRD Jember, Jawa Timur.

“Keberadaan tim ahli dan tenaga ahli di masing-masing fraksi menjadi sangat penting dalam rangka menunjang kinerja anggota DPRD Jember,” kata juru bicara Fraksi GIB Alfian Andri Wijaya, dalam sidang paripurna pembacaan pandangan umum fraksi terhadap nota pengantar pengajuan lima rancangan peraturan daerah, di gedung DPRD Jember, Jawa Timur, Rabu (13/11/2019).

Keberadaan tim ahli DPRD dan tenaga ahli fraksi merupakan perwujudan amanah undang-undang, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota dan Pasal 68 Peraturan DPRD tentang Tata Tertib DPRD.

Menurut Alfian, keberadaan mereka bisa memberikan masukan kepada anggota DPRD Jember berdasarkan hasil kajian yang mendalam dan komprehensif. “Dengan demikian segala keputusan yang diambil akan benar-benar matang, obyektif, dan tidak melanggar peraturan serta perundang-undangan yang ada,” katanya.

Alfian mencontohkan proses pembahasan lima raperda yang saat ini berlangsung. “Kami membutuhkan tim ahli agar hasil yang didapat benar – benar kredibel dan bermanfaat. Selain produk yang dihasilkan bisa maksimal, juga berkaitan dengan legalitas hukum,” katanya.

“Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya tidak ingin Raperda yang disahkan nantinya, ternyata berbenturan dengan peraturan perundang-undangan di atasnya,” tambah alumnus Fakultas Hukum Universitas Jember ini. Fraksi GIB adalah fraksi gabungan legislator dari Gerindra, Perindo, dan Berkarya yang beranggotakan 10 orang. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar