Politik Pemerintahan

Fraksi GIB: Banyak Mafia Tanah Berkeliaran di Pesisir Jember

Bupati Jember Hendy Siswanto

Jember (beritajatim.com) – Fraksi Gerakan Indonesia Bersatu (GIB) DPRD Jember, Jawa Timur, mendukung rencana Bupati Hendy Siswanto menyertifikasi lahan pesisir. Mereka juga menolak pertambangan pasir besi di kawasan selatan.

“Hari ini, sudah banyak berkeliaran para mafia tanah yang berusaha menguasai, bahkan akan mengalihkan pengelolaan dan kepemilikan tanah milik negara itu, menjadi milik pribadi dan atau kelompoknya. Tentu itu tidak bisa kita biarkan begitu saja,” kata juru bicara Fraksi GIB Ghofir, Selasa (31/8/2021).

Fraksi GIB mendukung sepanjang sertifikasi lahan pesisir itu untuk penertiban aset negara dan dikelola menjadi kawasan wisata, perkebunan atau pertanian. “Syukurlah, jika nantinya pengelolaan lahan pesisir itu sebagian juga diserahkan kepada pemerintah desa.” kata Ghofir.

Fraksi GIB meyakini, pengelolaan pesisir ini selain untuk kesejahteraan rakyat setempat, juga bakal mampu menambah pendapatan bagi desa maupun pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Jember. “Dengan cara itulah, insyaAllah kawasan pesisir akan selamat dari usaha eksploitasi tambang maupun penguasaan para mafia tanah tersebut,” kata Ghofir.

Ghofir menegaskan, fraksinya  sepakat dengan garis-garis besar yang sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jember 2021-2026. Fraksi tersebut juga sepakat menolak eksplotasi tambang emas maupun logam di kawasan pesisir selatan.

Mereka mengingatkan bupati agar menjaga kelestarian lingkungan hidup dan pertanian Jember untuk kesejahteraan dan kelangsungan hidup rakyat.

Bupati Hendy Siswanto mengatakan, pengurusan sertifikasi Hak Penggunaan Lahan (HPL) di kawasan pantai untuk mengamankan tanah negara dan mengoptimalisasi pemanfaatannya oleh Pemerintah Kabupaten Jember demi kesejahteraan masyarakat.

“Lahan pesisir secara agro klimatologi sangat mendukung dan merupakan area potensial untuk pengembangan komoditas hortikultura seperti semangka dan cabe di samping pemanfaatannya sebagai lahan tambak udang,” katanya, dalam sidang paripurna di DPRD Jember, Rabu (1/9/2021). [wir/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar