Politik Pemerintahan

FPK Banyuwangi Tetap Bersatu Meski Beda Pilihan

Banyuwangi (beritajatim.com) – Forum Pembauran Kebangsaan menjalin silaturahmi pasca pemilihan umum 17 April 2019. Tujuannya, merekatkan kebersamaan, persatuan dalam bingkai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

“Pertemuan kali ini adalah pertemuan lintas etnis, suku dan ras, karena kita punya misi bagaimana persatuan dan kesatuan ini tetap kita jaga. Dengan berlandaskan Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, dan Bhineka Tunggal Ika,” terang Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Banyuwangi, Miskawi, Kamis (25/4/2019).

Satu pesannya, kata Miskawi, persaudaraan yang terbangun dalam ruang perbedaan harus tetap terjaga. Terlebih, pasca pesta demokrasi yang sempat menyita perhatian dan perbedaan simpati. “Kita ini beda etnis, suku dan ras, meski demikian hanya karena beda pilihan jangan sampai justru kita terpecah belah. Kepentingan lebih besar demi tegaknya NKRI harus tetap terjaga,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Miskawi, pihaknya meminta agar semua dapat mengambil keteladanan pada founding father untuk negeri ini. Generasi pewaris harus mampu menjaga tradisi tersebut. “Jika ini tidak bisa dijaga, maka akan sama artinya yang tidak diinginkan oleh para founding father kita. Dan yang paling penting adalah welas asih antar sesama ini yang harus kita bawa,” jelasnya.

Dalam pertemuan itu, warga lintas etnis, suku dan ras di Banyuwangi tampak guyub rukun menjaga persatuan. Bahkan, mereka sempat mendeklarasikan untuk bersatu demi utuhnya NKRI. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar