Politik Pemerintahan

Forsis Laporkan Iklan Kampanye Radio ke Bawaslu Jember

Jember (beritajatim.com) – Forum Silaturahmi Santri, salah satu lembaga pemantau pemilihan kepala daerah, melaporkan dugaan pelanggaran kampanye media massa oleh salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati kepada Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Sekretaris Forsis Mohammad Mu’alim mengatakan, laporan sudah disampaikan kepada Bawaslu Jember, Rabu (28/10/2020) kemarin. Laporan didasarkan pada pengaduan masyarakat, bahwa ada kampanye melalui radio oleh salah satu pasangan calon. “Kami ada bukti videonya,” katanya.

“Padahal berdasarkan surat edaran Komisi Penyiaran Independen, tahap kampanye melalui media massa cetak dan elektronik pada 22 November hingga 5 Desember 2020,” kata Mu’alim. Forsis meminta agar Bawaslu Jember segera bertindak, karena bisa merugikan pasangan calon lainnya.

Sebelumnya, Bawaslu Jember sudah menggelar rapat koordinasi dengan mitra kerja di Hotel Meotel, terkait pelaksanaan kampanye melalui media massa cetak dan elektronik. Kampanye baru boleh dilaksanakan pada 14 hari terakhir masa kampanye, dan pembiayaannya berasal dari Komisi Pemilihan Umum setempat disesuaikan dengan anggaran yang ada. [wir/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar