Politik Pemerintahan

Forpimda Jatim Tinjau Kampung Tangguh Dukuh Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Forpimda Jatim mengunjungi Kampung Tangguh Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol M. Fadil Imran dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Eriansyah meninjau sarana prasarana Kampung Tangguh yang berada di Obyek Wisata Sumber Waras.

Muspida Kabupaten Kediri yang terdiri dari Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno, Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono dan Dandim 0809 Kediri Letkol Kav Dwi Agung menyambut kunjungan tersebut. Kemudian Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono memberikan Laporan kepada Forkopimda Jatim dengan menyampaikan Paparan dibentuknya Kampung Tangguh Semeru Ds. Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

“Mengucapkan selamat datang kepada Bapak Kapolda Jatim beserta rombongan di Kampung Tangguh Semeru Desa Dukuh. Maksud dan tujuan dibentuknya Kampung Tangguh Semeru adalah untuk menanggulangi penyebaran Covid 19 di Wilayah Kab. Kediri dan meminimalisir adanya tindak Kriminalitas yang terjadi pada saat masa Pandemi Covid 19,” kata AKBP Lukman Cahyono.

Masih kata Kapolres, hingga saat ini klaster penularan yang mendominasi penyebaran Covid 19 di wilayah Kabupaten Kediri merupakan Klaster dari Pabrik Rokok PT Mustika Tulungagung, karena mayoritas Karyawannya berasal dari wilayah Kediri.

“Menghimbau dan meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan Pam Swakarsa dengan membangun kerjasama yang solid untuk menjaga keamanan lingkungan masing-masing dengan pendampingan dari Polsek dan Koramil melalui peran Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Patroli secara berkesinambungan,” imbuh Lukman.

Selanjutnya Gubernur Khofifah menyampaikan sambutannya. “Perlu adanya antisipasi terhadap penyebaran Covid 19 di wilayah Kabupaten Kediri, terutama menjelang dimulainya kembali proses produksi Pabrik Rokok PT. Gudang Garam. Mengingat jumlah karyawannya yang banyak dan berasal dari berbagai Kota, tidak menutup kemungkinan membawa Virus Covid 19 dari daerah asal dan mengingat saat ini Kab. Kediri menduduki Rangking ke empat terbanyak di Wilayah Jawa Timur,,” jelas Khofifah.

Sementara Kapolda Jatim Irjen Pol M. Fadil Imran meminta peran serta seluruh masyarakat Kabupaten Kediri untuk bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Dengan adanya KabupatenKediri yang saat ini menduduki Rangking ke Empat terbanyak jumlah pasien terpapar Virus Covid 19 di Wilayah Jatim, berharap kepada warga untuk bersama-sama meminimalisir proses penyebaran Covid 19 dengan berupaya menjaga masing-masing jangan sampai terbentuk Klaster-klaster baru yang nantinya akan menyulitkan kita dalam memerangi Covid 19,” jelas M. Fadil Imran.

“Perlu adanya antisipasi dini dengan rencana dimulainya kembali proses produksi Pabrik Rokok PT Gudang Garam, yang hampir mencapai 25 Ribu orang, tidak menutup kemungkinan menjadi Klaster baru penyebaran Covid 19 di wilayah Kediri Raya,” tambahnya.

Terpisah, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Eriansyah mengapresiasi berikutnya Kampung Tangguh Desa Dukuh. “Keberadaan Kampung Tangguh Semeru sangat membantu dalam menekan penyebaran Covid 19, mulai dari tingkat bawah, dan dalam pelaksanaannya perlu adanya Sinergitas kerjasama yang Solid antara 3 Pilar Desa (Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa) dalam menjalankan Kampung Tangguh Semeru, agar penyebaran Covid 19 dapat diminimalisir,” tegasnya.

Muspika Kabupaten Kediru kemudian mendampingi Forkopimda Jatim melakukan peninjauan Sarana dan Prasarana (Tempat Command Center, Lumbung Pangan, Tempat Isolasi Mandiri, Tempat Peralatan Kesehatan Penanganan Evakuasi dan Pemakaman Covid 19, Dapur Umum Kampung Tangguh dan Pengecekan Kesiapan Personel Kampung Tangguh Semeru Desa Dukuh dalam menghadapi Covid 19. [nm/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar