Politik Pemerintahan

Pekerjaan Belum Terbayar

Forkomasbaja Wadul DPR RI

Pertemuan Forkomasbaja bersama dengan anggota DPR RI di ruang rapat pimpinan DPR RI Lantai 4 Gedung Nusantara 1.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Forum Komunikasi Masyarakat Banyu Urip – Jambaran (Forkomasbaja) mendatangi kantor DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2020). Kedatangan para kontraktor itu dalam rangka mengadukan keterlambatan pembayaran proyek yang dilakukan PT Rekayasa Industri (Rekind).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Forkomasbaja, Sumber Purnomo menyampaikan berbagai permasalahan yang terjadi antara masyarakat sekitar proyek pengembangan lapangan unitisasi gas Jambaran Tiung Biru dengan pihak PT Rekind sebagai operator pelaksana proyek.

“Salah satu poin yang disampaikan termasuk tentang keterlambatan pembayaran proyek yang dikerjakan oleh para pelaku usaha lokal sebagai Sub-kontraktor,” ujarnya.

Ditambahkan, pelaksanaan proyek yang dikerjakan bermacam-macam dan setidaknya ada 26 perusahaan. Dari jumlah tersebut yang belum dibayar kepada kontraktor lokal ada sekitar Rp17 miliar. “Bahkan tunggakan utang setahun belum dibayarkan,” terangnya.

Sementara rombongan Forkomasbaja diterima Habibburohman, Andre Rosiadi, Bambang Hariyadi dan Wihadi Wiyanto, sebagi representasi dari Wakil Ketua DPR RI, Summi Dasco Achmad di ruang rapat pimpinan DPR RI Lantai 4 Gedung Nusantara 1.

Usai menerima aspirasi, anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menuturkan akan menindaklanjuti hasil pertemuan hari ini. Salah satunya dengan bukti kongkrit langsung menghubungi Direktur Utama Rekind dan menanyakan langsung permasalahan yang terjadi. “Pihak PT Rekind berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi secepat mungkin,” tuturnya. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar