Politik Pemerintahan

Fokus Penguatan Ekonomi, Ikfina Enggan Bahas Rekom

Bakal Calon Bupati dan Bakal Wakil Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dan Muhammad Ali Barra (Ikbar). [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Ikfina Fahmawati menegaskan, program mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP) yang belum terlaksana menjadi perhatian dan pekerja rumah (PR) dengan tujuan penguatan ekonomi. Namun demikian, ia enggan membeberkan soal rekom.

“Saya ingin mendedikasikan diri saya dengan memberikan apa yang saya miliki untuk masyarakat Mojokerto. Untuk program unggulannya, Mojokerto maju, adil, makmur. Saya di kesehatan, pemerhati pendidikan dan Gus Barra (wakilnya, red) pendidikan. Kiai Asep menyampaikan kita akan maju kalau kita fokus terus dengan pendidikan,” ungkapnya usai deklarasi, Senin (27/1/2020).

Masih kata Ikfina, ia bersama Muhammad Al Barra akan mengutamakan Sumber Daya Manusia (SDM). Program suaminya yang belum terlaksana menjadi perhatian dan PR dengan tujuan penguatan ekonomi. Untuk penguatan ekonomi, tegas Ikfina, nanti arahnya lebih ke ekonomi rakyat di pedesaan.

“Soal rekom, nanti ada sendiri yang menjawab. Kalau tanya ke saya, alasan dan program unggulan. Yang belum terlaksana, kita evaluasi dan kita lanjutkan. Saya punya keyakinan Allah memberikan sesuatu kepada hambanya termasuk saat ini,” katanya.

Dengan apa yang dialami suaminya, cerita Ikfina, dirinya punya pikiran untuk tidak berniat ke politik karena ada yang lebih berhak untuk menjalankan pemerintahan dan pembangunan. Namun seiring waktu, ia merasa kangen dengan Mojokerto. Dan gayung bersambut karena ia menilai masyarakat menginginkan kembali.

“Masyarakat juga merapat kepada suami saya. Kita menghargai pendapat orang lain, saya suka menghargai kalau memang ada pendapat seperti itu. (Dinasti MKP mengingat Walikota Mojokerto adalah adik MKP). Bawasannya kita tidak perlu membuat berbagai alasan untuk melawan apabila hal itu tidak benar,” tegasnya.

Ia dan Gus Barra akan berupaya keras membuktikan bahwa mereka benar-benar serius untuk maju dalam bursa Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto. Menurutnya, ia tidak sekedar meraih kekuasaan. Namun ia percaya Allah SWT, jika menghendaki maka akan mempermudah dan membuka jalan.

“Saya sebenarnya tidak kenal (Gus Barra) tapi saya sudah tanya sebelumnya. Yang saya suka dari ucapan beliau adalah ingin menjadi guru ngaji. Beliau menyampaikan bahwa ingin anak-anak mengenalnya sebagai guru ngaji dan saya jawab, panjenengan tetap menjadi guru ngaji cuma panjenengan akan punya mimbar yang bebas,” tuturnya. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar