Politik Pemerintahan

Fokus Penanganan Covid-19, Serapan Anggaran Ponorogo Masih 40 Persen

Kepala BPPKAD Bambang Tri Wahono. (Foto/dok.beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Adanya pandemi Covid-19 ini, berpengaruh pada serapan anggaran di Pemkab Ponorogo. Menurut data dari Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo sampai pertengahan Juli, anggaran belanja secara kumulatif masih 40 persen.

“Realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 ini berpengaruh terhadap serapan anggaran belanja kami,” kata Kepala BPPKAD Bambang Tri Wahono, Senin (20/7/2020).

Pemerintah Pusat, kata Bambang memerintahkan yang didaerah untuk serius dalam menangani virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut. Sehingga sebagian besar organisasi perangkat daerah (OPD) anggarannya direalokasikan untuk penanganan tersebut, bahkan ada yang mencapai 50 persen.

“Dana transfer dari Pemerintah pusat sangat terbatas, karena banyak dialihkan ke Covid-19,” katanya.

Dia menghitung ada sekitar Rp 190 miliar, hasil realokasi ditarik oleh Pemerintah Pusat. Sedangkan Rp 55 miliar dialokasikan untuk penanganan Covid-19 di daerah. Bambang menyebut realisasi penyerapan dilakukan secara bertahap. Sesuai dengan belanja penanganan Covid-19 di masing-masing OPD.

Oleh karena itu, Bambang menyebut jika sementara ini serapan belanja terfokus pada penanganan Covid-19. Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo menjadi OPD yang paling rajin dalam melakukan penyerapan anggaran terkait Covid-19.

“Tercatat ada Dinkes dan RSUD dr. Harjono yang rajin melakukan penyerapan terkait Covid-19,” katanya.

Sementara itu di dinas pekerjaan umum perumahan dan kawasan permukiman (DPUPKP), serapanbelanja di OPD tersebut tidak begitu besar. Sebab anggaran mereka, banyak yang terpangkas untuk Covid-19.

Bambang menambahkan per seminggu yang lalu, serapan belanja langsung, baru mencapai 35 persen. Sedangkan untuk yang tidak,langsung sedikit lebih baik yakni mencapai 45 persen.

“Ya untuk saat ini yang paling rajin melakukan penyerapan ya Dinkes, kemudian menempati urutan ke dua adalah RSUD. dr. Harjono,” pungkasnya. [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar