Politik Pemerintahan

Fasilitas Umum Terdampak Gempa di Trenggalek Tak Ganggu Pelayanan Publik

Trenggalek (beritajatim.com – Kurang lebih 10 fasilitas pemerintah terdampak bencana gempa bumi berkekuatan 6,1 SR yang berpusat di Kabupaten Malang. Sepuluh fasilitas pemerintah ini mulai dari kantor kecamatan, kantor desa hingga sekolah milik pemerintah.

Ditanya mengenai fasilitas ini saat mendampingi Wakil Bupati Trenggalek Syah M. Natanegara, Kepala BPBD Trenggalek Joko Irianto, menegaskan fasilitas pemerintah yang rusak dipastikan tidak menganggu pelayanan publik. Ada rekayasa penanganan yang disiapkan, sehingga pelayanan publik tetap berjalan.

“Ada 10 bangunan, yang terdiri dari kantor desa, kantor kecamatan maupun bangunan sekolah. Sedangkan bangunan milik masyarakat ada 40 rumah penduduk estimasi sementara sesuai data yang masuk semalam,” ungkap putra mantan Bupati Trenggalek itu,” katanya.

Lebih lanjut ungkap pria yang juga menjabat Sekda Trenggalek ini, untuk layanan publik, kerusakannya tidak terlalu parah, hanya atap yang rontok. “Ini langsung kita tangani, untuk kantor kecamatan langsung kita bersihkan,” lanjutnya.

“Sampai sekarang masih aman, kondisi ini kelihatan tidak mengganggu pelayanan. Cuma yang bangunan sekolah terganggu, karena bangunannya roboh. Sehingga perlu kita bangun kembali,” tandas Sekda Trenggalek itu.

Saat ini Pemkab Trenggalek terus melakukan pendataan di lapangan guna menjaring beberapa fasilitas pemerintah atau rumah warga yang mungkin belum dilaporkan.

Dari data ini, kemudian akan dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi untuk penanganan lebih lanjut, selain dana BTT (bantuan tidak terduga) dari Pemkab yang disiapkan untuk meringankan beban masyarakat terdampak. [nm/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar