Politik Pemerintahan

Fandi Utomo: Kartu Pra Kerja Jokowi Siapkan Indonesia Hadapi 2 Fenomena Besar Di 2020

Surabaya (beritajatim.com) – Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengenalkan tiga kartu baru yang akan menjadi programnya saat terpilih kembali di Pilpres 2019 nanti. Ketiga kartu tersebut, yakni Kartu Prakerja, Kartu Indonesia Pintar (KIP) hingga kuliah, dan Kartu Sembako.

Terkait Kartu Prakerja, Jokowi menjelaskan jika hal itu merupakan program peningkatan pelatihan yang akan diberikan oleh pemerintah bagi para pencari kerja. Ia berharap mereka akan mendapatkan bekal ketrampilan sebelum masuk ke dunia kerja.

“Saya akan luncurkan yang namanya kartu pra kerja untuk memberikan layanan pelatihan koperasi, skilling, re-skilling, upskill. Ini pelatihan vokasi untuk meningkatkan ketrampilan bagi yang belum bekerja, pekerja, dan yang akan berganti pekerjaan,” ujar Jokowi saat menyampaikan pidato kebangsaan dalam acara Konvensi Rakyat di Sentul International Convention Center, Bogor, Minggu (24/2) malam.

Menanggapi gagasan yang ada, Caleg DPR RI asal PKB untuk Dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo dengan nomor urut 3 Ir. Fandi Utomo menganggap bahwa visi itu merupakan langkah brilian. Terutama dalam kaitan Kartu Prakerja.

“Kartu Prakerja yang akan diluncurkan Presiden Jokowi ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Terutama untuk mempersiapkan bonus demografi yang akan segera dihadapi oleh Indonesia. Para pemuda sangat memerlukan pelatihan agar bisa menghadapi era persaingan yang semakin ketat,” kata Fandi Utomo, Kamis (28/2/2019).

Bagi mantan dosen ITS Surabaya ini, di era bonus demografi dan persaingan global, para pemuda harus memiliki daya saing luar biasa agar bisa tetap eksis. “Pelatihan-pelatihan itu tentunya bisa meningkatkan daya saing mereka. Gagasan cerdas itu,” tegasnya.

“Belum lagi kalau bicara Revolusi Industri 4.0. Produk-produk hasil dari fenomena itu bisa diserap dan dimanfaatkan dengan baik oleh para penduduk Indonesia melalui pelatihan yang difasilitasi Kartu Pra Kerja,” tambah Fandi Utomo.

Untuk dua kartu lainnya, Kartu Sembako Murah dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah, mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini menganggap keduanya juga sebagai pelengkap yang sangat baik untuk Kartu Pra Kerja.

“Kartu Sembako Murah ini bisa meningkatkan gizi agar para pemuda yang akan menghadapi bonus demografi ini bisa bersaing dengan kecukupan gizi mereka. Lalu, tentunya Kartu Indonesia Pintar yang sudah ada dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah ini mampu mendongkrak kesiapan dari sisi akademisnya,” pungkas Fandi Utomo. (ifw/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar