Politik Pemerintahan

Faksi Tionghoa Pluralis Disebut Punya Peran Vital di Pilwali Surabaya

Purwanto (baju kuning) bersama ETW

Surabaya (beritajatim.com) – Gerbong Faksi Tionghoa Pluralis tak boleh dipandang remeh di peta politik Pilwali Surabaya. Khususnya bagi PDIP, jika ingin tetap terus berkuasa di Surabaya. Pendapat di atas diungkapkan oleh Sekertaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Hanura Kota Surabaya Purwanto.

“Inilah peta politik dari faksi yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Khususnya oleh PDIP. Selain Eri Cahyadi dan Whisnu Sakti Buana serta lainnya, gerbong kuat di luar itu adalah faksi dari Tionghoa Pluralis. Disitu ada Eddy Tarmidi Widjaja, beliau telah mendaftar sebagai bakal calon wakil walikota di PDI-P,” jelas Purwanto.

Menurut Gus Pur, sapaan akrab pria yang pernah menjadi caleg DPRD Kota Surabaya itu, Faksi Tionghoa Pluralis menjadi bagian besar penduduk Kota Pahlawan. “Tidak menutup kemungkinan PDIP akan tetap berkuasa jika menggandeng Wakil Wali Kota dari tionghoa pluralis,” tegasnya.

Kondisi demikian, menurut Purwanto, menjadikan sosok Eddy Tarmidi bisa menjadi pilihan. Eddy dipandangnya juga merupakan politisi bersih. “Saya mengamati dari sekian banyak kader internal di PDIP yang mendaftar. Sosok yang layak sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota adalah Eddy Tarmidi Widjaja atau ETW,” katanya.

“Selain dari etnisnya tionghoa pluralis, ETW secara diam-diam sudah memiliki gerbong sendiri di luar kader internal dan etnisnya,” pungkas Purwanto. [ifw/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar