Politik Pemerintahan

Fahri Hamzah: Capres Petahana Terlalu Banyak Dipengaruhi Orang

Jember (beritajatim.com) – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyebut adanya krisis kepemimpinan di Indonesia. Ia mengkritik calon presiden petahana.

“Orang-orang merasa ada stagnasi dalam kehidupan kita berbangsa. Kita kelihatan krisis. Pemimpinnya tidak terlalu kelihatan ada yang sangat menonjol,” kata Fahri dalam acara Ngobrol Bareng yang digagas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) di Warung Upnormal, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (2/2/2019).

Pemimpin di Indonesia dalam pandangan Fahri terlihat terlalu ala kadarnya. Bahkan dalam debat (calon presiden dan wakil presiden) punĀ  pakai contekan dan sebagainya. Itu sebenarnya krisis,” katanya.

“Ada juga krisis pemahaman terhadap konstitusi. Sepertinya para pemimpin kita set back kembali ke belakang: ingin mengontrol pikiran orang, ingin mengontrol pendapat orang, berserikat mau diterabas pakai Perpu (Peraturan Pengganti Undang-Undang) Ormas dan sebagainya. Itu adalah serangkaian tragedi berbahaya,” kata Fahri.

Fahri mengaku sudah berdialog panjang dengan para calon presiden. “Ada yang sophisticated, yang canggih berpikirnya. Tapi saya kira petahana agak repot, karena, saya tidak tahu, dia terlalu banyak dipengaruhi orang, sehingga komitmennya kepada kebebasan berpendapat, kepada negara hukum, kepada kebebasan berserikat dan berkumpul itu lemah. Itu yang harus dilawan,” katanya. (wir/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar