Politik Pemerintahan

Evaluasi Uji Coba New Normal, Physical Distancing Masih Jadi PR

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Ponorogo Agus Pramono [foto/dok.beritajatim.com]

Ponorogo (beritajatim.com) – Seminggu sudah uji coba penerapan new normal di Ponorogo. Selama itu masyarakat sudah menyadari betapa pentingnya protokol kesehatan di masa pandemi. Dari pantauan petugas di titik-titik uji coba new normal, sudah banyak warga yang memakai masker.

“Petugas yang menertibkan kami bekali dengan masker, untuk diberikan warga yang belum memakai. Tetapi ini maskernya masih banyak, itu tandanya banyak masyarakat yang sudah sadar untum memakai masker saat beraktivitas,” kata Ketua Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo Agus Pramono, Rabu (10/6/2020).

Di lapangan, bagi warga yang tidak memakai masker, diberi sanksi. Namun oleh petugas, yang bersangkutan diberi masker. Kata Agus, sanksi itupun sifatnya edukatif. Ada yang menghafal pancasila, bernyanyi, push up dan jalan jongkok. Setelah itu baru petugas memberi masker, sambil memberi edukasi tentang pentingnya memakai masker.

Dari evaluasi uji coba new normal yang sudah jalan seminggu ini, yang masih perlu perhatian khusus adalah physical distancing. Masyarakat masih banyak yang mengabaikan anjuran jaga jarak tersebut. Dia mencontohkan perilaku pengunjung di objek wisata Telaga Ngebel. Meski saat ini tingkat kunjungan sudah mencapai 60-70 persen, namun mereka yang berkunjung banyak yang masih bergerombol, tidak menerapakan jaga jarak aman.

“Dikeluhkan petugas ya jaga jarak yang masih diabaikan. Budaya masyarakat kita yang makan bergerombol masih sulit untuk sadar untuk menjaga jarak satu dengan yang lainnya,” kata laki-laki yang menjabat sebagai Sekda itu.

Virus Corona Covid-19

Pemantauan akan diperpanjang lagi sampai seminggu ke depan. Kalau sebelumnya pemantaun dilakukan selama 24 jam penuh, nanti akan dievaluasi lagi, dengan melihat secara acak di tempat-tempat yang dijadikan uji coba new normal.

Pemantauan akan melibatkan TNI, Polri, BPBD, Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Setelah evaluasi, tim satgas akan memberikan rekomendasi-rekomendasi yang nantinya akan disampaikan ke bupati. “Rekomendasi telaah dari tim satgas nanti, bisa menjadi pertimbangan Bapak Bupati, barang kali akan memperluas sasaran untuk uji coba new normal,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar