Politik Pemerintahan

Enam Pasien Berstatus OTG di Kota Mojokerto Terkonfirmasi Positif

Jubir Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto, kembali memperbarui kasus penambahan angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Ada enam pasien berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) dinyatakan terkonfirmasi positif virus korona.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas, Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, keenamnya terkonfirmasi positif Covid-19 setelah hasil tes swab keluar pada, Senin (6/7/2020). “Enam pasien tersebut berasal dari dua kecamatan di Kota Mojokerto. Yakni lima orang laki-laki dan satu orang perempuan,” ungkapnya, Senin (6/7/2020).

Pasien positif 84 yakni seorang laki-laki, inisial PA, umur 26 tahun asal Kecamatan Prajurit Kulon. Pasien positif 85 yakni seorang anak dari pasien positif 84 berjenis kelamin laki-laki, inisial RF, umur 6 tahun asal Kecamatan Prajurit Kulon. Pasien positif 86 yakni perempuan.

Inisial pasien positif 86 yakni SW, umur 23 warga Kecamatan Prajurit Kulon yang merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT). Pasien positif 87 yakni seorang laki-laki, inisial RS, umur 26 tahun, warga Kecamatan Magersari. Pasien positif 88 yakni laki-laki, inisial DJ, umur 41 tahun.

Pasien DJ merupakan satpam warga Kecamatan Prajurit Kulon. Pasien positif 89 yakni seorang pelajar laki-laki, inisial MLA, umur 15 tahun warga Kecamatan Prajurit Kulon. Keenamnya merupakan OTG dari hasil tracing dengan dibuktikan melalui hasil rapid test.

“Setelah rapid test reaktif langsung dilakukan uji swab dengan hasil keenam pasien terkonfirmasi positif. Peningkatan kasus positif di Kota Mojokerto masih didominasi OTG sehingga kami getol untuk melakukan tracing secara door to door ke masyarakat,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto ini menambahkan, hal tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus secara cepat. Khususnya di Kota Mojokerto

“Dari hasil evaluasi kami selama ini, lonjakan angka pasien terkonfirmasi positif secara cepat naiknya karena banyak OTG yang tidak terdeteksi sebelumnya. Untuk itu, kami terus melakukan tracing diberbagai sektor. Mulai dari sektor pasar tradisional, pasar modern, sektor pelayanan publik lainnya, hingga di lingkungan-lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Tentunya, lanjut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto ini, tracing tersebut akan berhasil jika masyarakat turut berperan dan berpartisipasi bersama pemerintah dalam memerangi virus. Yakni dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Peta Sebaran Covid-19 di Kota Mojokerto per tanggal 5 Juli 2020, untuk Orang Dalam Resiko (ODR) bertambah menjadi 5.491 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 734 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) 128 orang. Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 18 orang.

Untuk jumlah PDP yang meninggal hingga saat ini berjumlah tujuh orang. Sedangkan kasus pasien terkonfirmasi, bertambah menjadi 89 orang, 13 orang di antaranya dinyatakan sembuh, empat orang meninggal dan 72 masih dirawat. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar