Politik Pemerintahan

Empat Jenis Daerah Ini Jadi Perhatian Khusus KPU Jatim dalam Pilkada 2020

Jember (beritajatim.com) – Ada lima kerawanan yang jadi perhatian khusus Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur dalam 19 pemilihan bupati dan wali kota tahun ini.

“Kami tidak dalam konteks melakukan kategorisasi kerawanan. Hanya memang ada beberapa daerah yang kami anggap perlu perhatian khusus. Ini bukan dalam konteks rawan pelaksanaan pilkada,” kata Gogot Cahyo Baskoro, salah satu komisioner KPU Jatim, Jumat (31/1/2020).

Pertama, daerah rawan bencana. “Di beberapa tempat, misalnya di Pacitan dan Trenggalek, jadi perhatian kami,” kata Gogot.

Kedua, daerah rawan konflik. “Konflik ini misalnya konflik antarmasyarakat maupun masyarakat dengan pemerintah dan seterusnya,” kata Gogot.

“Kalau sekarang alhamdulillah tidak ada yang menonjol. Sebelumnya di Sampang, ada konflik Syiah-Sunni sampai ada pengungsi. Tapi Sampang kan tidak melaksanakan pilkada,” kata Gogot.

Ketiga, daerah yang tingkat partisipasi pemilihnya rendah. “Kalau kemarin yang lumayan rendah adalah daerah-daerah yang calon kepala daerahnya satu atau calon tunggal. Misalkan Blitar,” kata Gogot.

Keempat, daerah yang tingkat pelanggarannya tinggi. “Misalnya di pilkada sebelumnya muncul kasus-kasus konflik kekerasan seperti di Tuban dan Mojokerto yang sampai ada aksi bakar-bakaran. Kemudian tempat yang ada rekom Bawaslu, ada gugatan yang masuk ke MK,” kata Gogot. (wir/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar