Politik Pemerintahan

Empat Bus Rombongan Santri Pondok Sidogiri Masuk Terminal Sumenep

Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak empat bus yang mengangkut para santri dari Pondok Pesantren Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, tiba di Terminal Arya Wiraraja Sumenep pada Kamis (02/04/2020).

“Mereka itu para santri yang dipulangkan dari pondok ke tempat asalnya, akibat pandemik Covid-19,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.

Ratusan santri tersebut setelah turun dari bus, langsung disemprot disinfektan ramah lingkungan. Selain itu, mereka juga dicek suhu tubuhnya oleh petugas.

“Penyemprotan disinfektan itu sebagai upaya antisipasi terhadap penyebaran Covid-19. Mereka kan dari luar, jadi ketika masuk Sumenep, kita semprot disinfektan,” ujarnya.

Selain itu, para santri didata oleh petugas. Mereka akan dipantau selama 14 hari oleh petugas medis di masing-masing Puskesmas terdekat.

“Para santri yang baru datang itu juga diminta kesadarannya untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Apabila ada keluhan, maka tim medis dari Puskesmas akan mendatangi yang bersangkutan untuk diperiksa kondisinya,” terang Widiarti.

Ia menambahkan, tim satgas Covid-19 Polres Sumenep bersama TNI, Dinas Kesehatan, dan BPBD, terus melakukan penyemprotan di lokasi yang kerap menjadi pusat keramaian seperti pasar, sekolah, masjid, dan pondok pesantren.

“Kami berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Masyarakat pun harus mendukung upaya itu dengan berdiam din di rumah,” papar.Widiarti. (tem/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar