Politik Pemerintahan

Emil: Pertemuan Bogor Bisa Turunkan Tensi Politik Usai Pilpres

Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mengatakan, pertemuan dengan delapan kepala daerah, Yenny Wahid dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Bogor beberapa waktu lalu diharapkan bisa menurunkan tensi politik pasca Pilpres 2019.

“Pertemuan Bogor pada intinya adalah silaturahmi kita yang memang sudah lama saling mengenal juga. Tapi sebenarnya tidak terbatas pada yang hadir hari itu, kebetulan yang cepat-cepatan kontak dan bisa kumpul waktu itu. Kita berharap bisa menurunkan tensi politik pasca pilpres,” kata Emil kepada beritajatim.com usai Buka Bersama 1.263 Anak Yatim yang diadakan PW IKA ITS Jatim di Gedung Robotika ITS, Sabtu (18/5/2019) malam.

Emil mengatakan forum tersebut untuk bertukar pikiran menyikapi kondisi bangsa saat ini. “Hasil pertemuan di Bogor pada intinya kita bertukar pikiran tentang kondisi bangsa. Kita melihat kok kayaknya perbedaan ini benar-benar menjadi sesuatu yang mengakar,” tuturnya.

Emil mengatakan dirinya cukup resah melihat adanya perbedaan pandangan yang semakin menimbulkan permusuhan. Para kepala daerah ini memiliki tujuan yang sama untuk menjadikan perbedaan sebagai warna bangsa. “Jangan sampai perbedaan itu menjadikan permusuhan, tapi tetap menjadi sebuah warna yang kita terima,” tegasnya.

Apakah ada pertemuan lanjutan setelah pertemuan Bogor? “Justru kami punya tanggung jawab untuk kemudian segera menjangkau sahabat-sahabat kami semua untuk sama-sama kita menjaga perdamaian di Indonesia,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kepala daerah yang hadir di Pertemuan Bogor adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Ada pula Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid datang menyusul. Sedangkan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berhalangan hadir. (tok/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar