Politik Pemerintahan

Eks Legislator Dikeroyok di Karaoke, Komisi B: Segera Sahkan Perda RDTR!

Jember (beritajatim.com) – Pengeroyokan terhadap mantan legislator Maman Sabariman di rumah bernyanyi Camp’us 888 di Jalan Jawa, Kabupaten Jember, Jawa Timur, membangkitkan kembali keinginan DPRD untuk mendorong segera dibahas dan disahkannya Peraturan Daerah Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Rumah karaoke yang menjadi lokasi pengeroyokan terhadap Maman terletak di kawasan dekat kampus Universitas Jember dan Universitas Muhammadiyah Jember, serta dikelilingi rumah-rumah kos mahasiswa. Selain itu rumah bernyanyi ini terletak tepat di depan kantor Dinas Pariwisata dan Badan Pendapatan Daerah.

Tatin Indrayani, anggota Komisi B dari Fraksi Kebangkitan Bangsa mengatakan, seharusnya Perda RDTR diselesaikan sejak dulu oleh pemerintah daerah. “Apakah sudah benar letak rumah bernyanyi 888 ini di wilayah kampus?” katanya, dalam rapat dengar pendapat Komisi B dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Dinas Pariwisata, dan Kepolisian Resor Jember, Senin (7/10/2019).

Anggota Komisi B dari Fraksi Pandekar Nyoman Aribowo prihatin juga. “Standar rumah karaoke keluarga kan kenyamanan, keamanan, juga pelayanan. Ini jauh sekali (di rumah karaoke Camp’us 888). Kalau kita kaitkan dengan kejadian (pengeroyokan terhadap Maman Sabariman) memungkinkan terjadi, karena sekuriti hanya ada di depan,” katanya.

Nyoman meminta agar perizinan tehadap Camp’us 888 mendapat catatan dari instansi terkait. Peristiwa yang menimpa Maman Sabariman harus menjadi evaluasi semua pihak. “Saya mohon pihak kepolisian lebih dalam untuk menelisik. Pertengkaran-pertengkaran di daerah seperti itu tak lepas dari alkohol, yang membuat orang tidak kontrol,” katanya.

Pengawasan terhadap rumah karaoke juga perlu ditingkatan. “Jadikan hari ini momentum dan antisipasi. Segera dengan kejadian ini kita melakukan evaluasi. Kami sebagai mitra juga akan lebih intensif lagi melakukan itu. Memang tidak bisa dipungkiri pariwisata menyumbangkan peningkatan perekonomian yang cukup besar,” kata Nyoman. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar