Politik Pemerintahan

Pilkada Sidoarjo 2020

Dwi Astutik Nilai Faskes Anak di Sidoarjo Butuh Perhatian Pemerintah

Sidoarjo (beritajatim.com) – Cawabup nomor 3 Dwi Astutik, saat berkunjung ke Posyandu 7 Matahari Perum TAS II, Desa Kalisampurno, Kecamatan Tanggulangin, mengajak para orang tua untuk bisa selalu tersenyum dan memberikan aura positif pada anak.

“Usia emas anak mulai 0-8 tahun. Perkembangan otak anak 0-6 tahun 80 persen. Kalau di stimulasi dengan bagus, ketika masuk 7 sampai 8 tahun sudah mencapai 90 persen,” kata Dwi Astutik Rabu (11/11/2020).

Menurut Dwi Astutik, otak seperti curva, 0 sampai 12 tahun titik kulminasi perkembangan otak anak mencapai 100 persen. “Makanya orang tua harus selalu senyum dan bersemangat agar anak selalu mendapatkan aura positif,” imbaunya.

Selain itu kata dia, faktor lingkungan juga turut mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan anak. Karena itu, fasilitas kesehatan-kesehatan untuk anak perlu menjadi perhatian pemerintah. “Jika diamanati menuju pendopo, saya bersama Pak Kelana akan mengikhtiarkan penguatan sektor infrastruktur fasilitas kesehatan pantauan kesehatan terhadap anak usia dini,” janjinya.

Selain itu subsidi untuk pantauan ibu hamil juga akan diusahakan pasangan Berkelas demi menekan kasus stunting di Sidoarjo.

Sementara panitia kegiatan Alberta Liesyeke Shellyana menyampaikan pembangunan Balai Posyandu untuk fasilitas warga khususnya Perum Tas 2 menjadi hal yang penting untuk aktivitas pelayanan terpadu warga, dan acara warga yang selama ini balai desa masih terhenti tahap pembangunannya karena terkenda finansial.

“Saya berharap kepada Bu Dwi dan Pak Kelana jika nanti ke pendopo bisa membantu pembangunan fasilitas balai Posyandu di Perum TAS 2 ini dan juga menyiapkan program dan melakukan pantauan untuk mendukung perkembangan anak usia dini, baik dari segi pendidikan maupun kesehatan,” harap Liesyeke. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar