Politik Pemerintahan

Dukcapil Go Digital, Inovasi Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pelayanan publik Kabupaten Mojokerto, dituntut memberi pelayanan pelayanan publik dengan cepat, namun harus ada indikator kepuasan publik. Sehingga diberlakukanlah sistem Online Single Submission (OSS) dalam rangka pelayanan perizinan berusaha.

Dimana selama ini dilakukan melalui Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada semua Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia. Sistem OSS dapat diakses oleh masyarakat secara daring dimana dan kapanpun. Salah satu OPD yang mengaplikasikannya yakni Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Yakni melalui izin.mojokertokab.go.id, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disependukcapil) dengan Dukcapil Go Digital. Inovasi Dukcapil Go Digital, masyarakat bisa melakukan cetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) maupun akta kelahiran di kantor kecamatan dan bisa satu hari jadi atau one day service.

Jika biasanya penandatanganan KTP, Kutipan Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga mengunakan tanda tangan basah dari Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), sekarang bisa diubah menjadi tanda tangan digital tepatnya menggunakan barcode.

Masyarakat tidak perlu khawatir dengan keabsahan barcode, sebab barcode tersebut telah terverifikasi Badan Sandi Negara. Dapat dibuktikan juga dengan scanning barcode melalui aplikasi VeryDS yang bisa diunduh di Playstore. Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto juga menyiapkan Drive Thru pengurusan KTP.

Drive Thru pengurusan KTP tersebut ditempatkan di dekat gedung GOR Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto di Jalan dr. Soekandar, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Drive Thru ini bisa melayani warga yang KTPnya hilang. Warga yang ingin mengurus e-KTP elektronik, asalkan tidak ada perubahan data bisa datang ke Drive Thru.

Cukup menempelkan sidik jarinya langsung dicetak. Dispendukcapil memang moncer dalam hal inovasi pelayanan publik. Sedikitnya di tahun ini ada lima inovasi pelayanan yang dijalankan. Antara lain Salam 30 Menit, Motor Siap Antar Akta Kematian (Motor Sakti).

Baru Lahir Pulang Terima Akta Kelahiran (Balaputra), Sekali Dateng KK, KTPEL, Akta Kelahiran Pasti Jadi Dalam 1 Loket (Sinden Katut Mas Hardi), dan Siap Jemput Bola (Si Jempol) yang merupakan pelayanan keliling adminduk ke desa-desa atau sekolah.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Bambang Eko Wahyudi mengatakan, Dispendukcapil ingin pelayanan berbasis digital yang paperless (hemat kertas). “Selain mudah, efisien dan cepat, juga aman karena berbasis data yang teridentifikasi,” ungkapnya, Kamis (9/5/2019).

Menurutnya, inovasi terus lahir mengikuti perkembangan zaman. Masyarakat makin modern, dinamis dan melek IT sehingga pelayanan publik harus sesuai harapan.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar