Politik Pemerintahan

Ada Juga 2 Linmas Meninggal saat Bertugas

Duka Pemilu di Lumajang, 1 Petugas Meninggal dan 2 Petugas Stroke

Lumajang (beritajatim.com) – Satu orang penyelenggara Pemilu di Lumajang meninggal dunia dan 13 orang lainnya belas masuk ke Puskesmas dan rumah sakit.

“Satu anggota PPS meninggal dunia,” kata Yusuf Adi Pamungkas, Komisioner KPU Lumajang pada wartawan, Rabu(24/4/2019).

Masih kata dia, penyebab kematian anggota PPS dan PPPK dikarenakan faktor kelelahan dalam bertugas. Pasalnya, bekerja lebih dari 24 jam untuk melaksanakan pencoblosan.

“Kita terus melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap petugas PPS dan PPK hingga saat ini,” paparnya.

Sekretariatan PPS Ranuyoso bernama Slamet meninggal dunia saat proses tahapan pencoblosan di tingkat TPS.
Ada 2 petugas PPPK yang mengalami sakit stroke, yakni Juarno asal Desa Wonoayu Kecamatan Ranuyoso dan Sugeng Hariyanto, warga Kelurahan Rogotrunan Kecamatan Kota Lumajang.

“Mereka masih dirawat di rumah sakit umum,” paparnya.

Selain penyelenggara, ada 2 anggota Linmas yang meninggal dunia saat bertugas, Solikin asal Desa Pulo Kecamatan Tempeh dan Sukri asal Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari.

KPU akan memberikan santunan terhadap para rekan kerjanya dari kantong sendiri sesuai instruksi pusat. [har/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar