Politik Pemerintahan

Dua Tower di Kabupaten Malang Diduga Ilegal dan Kedaluwarsa

Malang (beritajatim.com) – Dua menara tower di belakang area Islamic Center, Jalan Trunojoyo, Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, diduga tak mengantongi izin.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Malang, Subur Hutagalung, Jumat (31/1/2020).

“Satu tower belum ada izinnya. Kok tiba-tiba sudah berdiri itu, kalau malam ada kelap-kelip lampu towernya. Kalau yang depannya, masa izinnya sudah habis 2016 lalu,” terang Subur.

Menurut Subur, tower yang tanpa dilengkapi izin itu sudah berdiri sejak tiga bulan lalu. “Seharusnya kan ada rekomnya dari Diskominfo, terus kita keluarkan izinnya. Tapi ini belum ada izin. Tapi sudah terpasang,” kata Subur heran.

Subur menambahkan, pihaknya tidak bisa melakukan tindakan atas berdirinya tower tak berizin tersebut. Subur menjelaskan, penindakan itu merupakan tugas Satpol PP.

“Seharusnya ya Satpol PP yang melakukan tindakan. Kalau itu sudah berdiri, tapi belum izin, kan ada instansi yang menegakkan Perda. Ya mungkin Satpol PP ada protap-protap yang harus dijalankan,” tegasnya.

Mantan Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Malang ini pun mengungkapkan, apa yang dilakukan pemilik tower memang menyalahi aturan. Dia menyayangkan hal tersebut.

“Kan seharusnya kalau izin itu dipenuhi dulu. Baru didirikan,” sesal Subur. [yog/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar