Politik Pemerintahan

Dua Petugas KPPS di Pamekasan Meninggal

Pamekasan (beritajatim.com) – Dua anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Pamekasan, dinyatakan meninggal pasca menjalankan tugas dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

Kedua anggota KPPS tersebut masing-masing Hendri Yulianto (33) dan Muhammad Sali (59). Meninggalnya kedua pahlawan demokrasi tersebut juga sudah dilaporkan oleh KPU Pamekasan ke KPU Pusat.

“Hendri Yulianto merupakan warga Desa Laden, Pamekasan, ia bertugas di TPS 02 Desa Laden. Sedangkan Muhammad Sali merupakan anggota KPPS di TPS 05 Dusun Morgunung, Desa Larangan Badung, Palengaan,” kata Komisioner KPU Pamekasan, Muhammad Subhan, Rabu (8/5/2019).

Hendra Yulianto dinyatakan meninggal dunia pada 21 April 2019, sedangkan Muhammad Sali meninggal pada 29 April 2019. “Berdasar laporan dari PPS, Sali memiliki riwayat penyakit jantung. Ia sering mengeluh sesak nafas setelah menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu,” ungkapnya.

“Bahkan Sali juga sempat dirawat di RSUD (dr H Slamet Martodirdj) Pamekasan, kondisinya sempat membaik dan diperbolehkan pulang oleh tim medis. Namun akhirnya penyakitnya kambuh lagi, hingga akhirnya meninggal,” jelasnya.

Sementara pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya Hendri Yulianto. “Tapi menurut keterangan taman-teman di lapangan, kemungkinan karena kelelahan. Ia meninggal hari Senin sekitar pukul 12:30 WIB,” imbuhnya.

“Berdasar informasi yang disampaikan KPU Pusat melalui KPU Jawa Timur, KPU berencana memberikan santunan kepada keluarga petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia saat menjalankan tugas pada pesta demokrasi 17 April 2019,” pungkasnya. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar