Politik Pemerintahan

Dua Minggu Lagi Tahapan Pilkades Serentak di Sampang Dimulai?

Chalillurahman, Plt Kepala Dinas DPMD Sampang, Senin (31/5/2021).

Sampang (beritajatim.com) – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sampang, secepatnya akan segera terjawab. Pasalnya, Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, telah menerima hasil konsultasi tentang Peraturan Bupati (Perbup) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“InsyAllah nanti akan disampaikan isi dari Perbub itu, serta akan disosialisasikan. Saat ini masih dalam proses kajian,” terang Chalillurahman, Plt Kepala Dinas DPMD Sampang, Senin (31/5/2021).

Pria yang akrab disapa Rahman ini menambahkan, Perbup Pilkades serentak di Kabupaten Sampang, turun dari Pemprov Jatim pada 21 Mei 2021 kemarin, dan akan disosialisasikan 17 Juni 2021 mendatang.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan bahwa anggaran Pilkades serentak di Kabupaten Sampang, masih ada sebesar Rp 15, 5 miliar dengan rincian di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sebesar Rp 10,5 miliar, anggaran keamanan di Polres Rp 4 miliar dan di Kodim 0828 sebesar Rp 1,5 miliar.

“Hanya saja, anggaran tersebut tidak cukup dan harus mengajukan ulang melalui PAK 2021. Sebab, sesuai hasil hitung-hitungan kebutuhan anggaran untuk Pilkades serentak di Sampang, mencapai Rp 40 miliar atau kurang Rp 25 miliar,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Sekertaris Komisi 1 DPRD Sampang, R. Aulia Rahman menegaskan jika Perbup Pilkades serentak telah selesai dan menunggu keputusan Pemerintah Kabupaten untuk mengumumkan serta mensosialisasikan. Dengan catatan, tidak merubah usulan dari Komisi I yang dilayangkan ke DPMD beberapa waktu lalu.

“Semoga Perbub Pilkades yang telah dikonsultasikan dengan Biro Hukum Pemprov, DPMD Pemprov Jawa Timur tersebut tidak menyimpang dari usulan Komisi 1,” harapnya.

Sekedar diketahui, sebanyak 111 Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Sampang, masa jabatanya akan berakhir pada 17 Desember 2021 mendatang. Maka, 111 Desa tersebut semestinya melakukan Pilkades serentak untuk mengisi kekosongan pimpinan pemerintahan di tingkat desa.[sar/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar