Politik Pemerintahan

Dua Jurnalis Jadi Saksi di Bawaslu Kabupaten Malang Terkait Netralitas ASN

Malang (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang memanggil dua orang saksi atas dugaan pelanggaran netralitas ASN yang dilakukan oleh Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Prestasi, Dinas Pemuda dan Olahraga, Slamet Suyono, Minggu (11/10/2020) siang.

Kedua jurnalis itu dimintai keterangan sebagai saksi atas dugaan tidak netralnya ASN yang mengupload foto visi dan misi Paslon nomer urut 2 Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LADUB) pada grup whattsapp Inspirasi Malang Raya pada 7 Oktober 2020 lalu.

Dalam grup whattsapp tersebut, berisi 254 orang anggota yang terdiri dari berbagai element masyarakat. Mulai Forkopimda Malang Raya, Pejabat ASN, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Aktivis, Politikus, Pengusaha hingga Jurnalis.

Koordinator divisi (Kordiv) Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George Da Silva mengatakan, saat dirinya menghadirkan dua orang saksi yang masuk dalam group WhatsApp Inspirasi Malang tersebut. “Hari ini kami mendatangkan dua orang saksi yang tergabung dalam group WA tersebut,” ungkap George, usai pemeriksaan dua orang saksi.

Dalam pemeriksaan tersebut, lanjut George, dirinya mempertanyakan tentang kronologi pengiriman gambar dan visi misi salah satu paslon Bupati-Wakil Bupati Malang nomor urut 2, yang dilakukan oleh Slamet Suyono, selaku ASN.

“Dalam pemeriksaan itu, salah satu saksi mengaku jika dirinya langsung screenshot tentang penyebaran gambar tersebut. Dimana gambar paslon nomer urut 2 itu dikirim dalam bentuk file PDF,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu saksi yang juga sebagai wartawan harian Bhirawa, Cahyono, mengaku kaget mengetahui ulah Slamet Suyono tersebut. “Slamet kan ASN, seharusnya dia (Slamet Suyono, red) mengetahui aturan netralitas ASN, kok malah meng-upload gambar salah satu Paslon,” kata pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PWI Malang Raya itu.

Kata Cahyono, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sudah sering melakukan sosialisasi tentang netralitas ASN dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020. “Kami menduga ada unsur kesengajaan. Karena gambar paslon tersebut sudah dalam bentuk file PDF. Bawaslu harus serius menangani hal semacam ini,” tandasnya.

Bawaslu Kabupaten Malang setelah ini akan kembali mendatangkan saksi dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Malang, Atsalis Supriyanto. “Senin (12/10/2020) besok, saya akan panggil Atsalis yang saat ini sebagai Kadispora Pemkab Malang tentang netralitas ASN pada bawahnya,” ujar George.

George menambahkan, pemanggilan tersebut, sebagai bentuk tindak lanjut sebagai pemeriksaan yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Malang atas dugaan pelanggaran netralitas ASN yang dilakukan oleh Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Prestasi, Dinas Pemuda dan Olahraga, Slamet Suyono. “Untuk saksi, saya kira sudah cukup, tinggal menambahi Kadispora, sebagai pimpinan Slamet Suyono bekerja,” pungkasnya. (yog/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar