Politik Pemerintahan

Dua Desa di Bangkalan Batal Gelar Pilkades Tahun Ini

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron

Bangkalan (beritajatim.com) – Sebanyak dua desa di Kabupaten Bangkalan, gagal mengikuti proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2021 ini. Hal itu disebabkan oleh adanya desakan dari berbagai pihak untuk kedua desa itu melaksanakan pemilihan pada gelombang kedua di 2022 mendatang.

Keputusan tersebut tertuang melalui surat Keputusan Bupati nomor 188.45/103/ kpts/433.013/2021 tentang penundaan pelaksanaan Pilkades Desa Tanah Merah Laok Kecamatan Tanah Merah.

Dalam surat itu, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengatakan penundaan dilakukan atas desakan berbagai pihak termasuk Forkopimda. “Desakan dan tuntutan penghentian tersebut didasarkan pada dugaan tidak netralnya panitia penyelenggara serta adanya eskalasi konflik yang berpotensi meluas,” ujarnya, Rabu (21/4/2021).

Selain itu, pembentukan P2KD diduga cacat hukum, sebab pemilihan yang dilakukan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tidak dilakukan secara terbuka dan beberapa komposisi di dalamnya dipertanyakan.

“Sejak 16 April lalu, sesuai keputusan P2KD Desa Tanah Merah Laok telah dinyatakan bubar, seluruh hasil dan prosesnya dinyatakan batal sehingga Pilkades di desa tersebut ditunda pada gelombang kedua,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bangkalan Raditya mengatakan, terdapat dua desa yang batal melakukan Pilkades 2 Mei 2021. Sehingga, jumlah yang semula sebanyak 120 desa, kini menjadi 118 desa.

“Dua desa yang masuk gelombang kedua yakni Desa Tanah Merah Laok dan Desa Dlambah Dajah Kecamatan Tanah Merah,” tandasnya. [sar/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar