Politik Pemerintahan

Dua Deklarasi Pilkada Damai, Vian Tanpa Didampingi Faida

Deklarasi Pemilu Sehat dan Damai yang digelar Bawaslu Jember, Jawa Timur, dihadiri dua cabup dan seorang cawabup.

Jember (beritajatim.com) – Dua deklarasi pemilihan kepala daerah damai dan sehat di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (25/9/2020), berlangsung tanpa kehadiran calon bupati petahana Faida. Pasangan calon nomor urut 1 diwakili calon wakil bupati Dwi Arya Nugraha Oktavianto yang didampingi petugas penghubung.

Deklarasi diselenggarakan terpisah oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jember di Kota Cinema Mall dan Kepolisian Resor Jember di markasnya. Deklarasi pertama dihadiri Oktavianto, calon bupati nomor urut 2 Hendy Siswanto, dan calon bupati nomor urut 3 Abdus Salam.

Sementara dalam deklarasi di Mapolres Jember, calon wakil bupati nomor urut 2 Muhammad Balya Firjaun Barlaman dan calon wakil bupati nomor urut 3 Ifan Ariadna juga ikut serta. Sementara Faida tak terlihat.

Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka mengatakan, deklarasi pemilu sehat dilakukan sebagai tindak lanjut menghadapi situasi pandemi saat ini. “Harapan kami ketika memasuki masa kampanye, semua pihak mematuhi protokol Covid dan mematuhi tahapan-tahapan kampanye yang sudah disahkan oleh Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 10, 11, dan 13 tentang petunjuk teknis dalam situasi Covid,” katanya.

Pelanggaran terhadap PKPU akan berbuah sanksi. “Ketika tidak mematuhi PKPU atau melanggar protokol Covid, sanksinya adalah sanksi tertulis. Kemudian ketika masih tetap masih tidak mengindahkan, maka akan ada sanksi dari Bawaslu,” kata Thobrony.

Jika ada kerumunan terkait kampanye, menurut Thobrony, Bawaslu Jember tetap akan merekomendasikan kepada kepolisian. “Nanti yang membubarkan adalah pihak yang berwenang adalah kepolisian,” katanya. Namun sanksi peserta tak sampai diskualifikasi. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar