Politik Pemerintahan

DRD Pamekasan Harap Dukungan dari Masyarakat

Pamekasan (beritajatim.com) – Ketua Dewan Riset Daerah (DRD) Pamekasan, Kadarisman Sastrodiwirdjo berharap dukungan dari semua elemen masyarakat untuk bersama meningkatkan percepatan pembangunan dari berbagai sektor di kabupaten Pamekasan.

Sebab berdasar Pasal 20 Ayat (4) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dibentuklah DRD yang memiliki beragam tugas penting, di antaranya mengidentifiksi dan menelaah beragam persoalan pembagunan di Pamekasan.

Selain itu, hasil telaah dan kajian dari beragam persoalan pembangunan direkomendasikan sebagai masukan bagi para pemegang kebijakan di lingkungan Pemkab Pamekasan, dalam hal ini bupati Pamekasan. Termasuk berkontribusi dalam evaluasi RPJMD Pamekasan.

“Pengangkatan DRD itu pada dasarnya berangkat dari beragam persoalan masyarakat, dan DRD ini tidak melaksanakan riset. Sebab riset itu nantinya kita serahkan kepada ahlinya masing-masing,” kata Ketua DRD Pamekasan, Kadarisman Sastrodiwirdjo saat on air di Radio Karimata FM di Jl Raya Pangkegur KM 123 Pamekasan, Jum’at (3/7/2020).

Disinggung soal tugas dan fungsi dalam beragam program yang digagas, pria yang akrab disapa Pak Dadang menyampaikan mengurai sekaligus mencari formulasi tepat, nantinya dijadikan sebagai bahan masukan dan rekomendasi untuk para pemegang kebijakan di daerah.

“Prinsipnya tugas kami mencari beragam permasalahan pembangunan di daerah, serta mengurangi dengan formulasi yang tepat untuk mencari solusi terbaik. selanjutnya dijadikan sebagai bahan rekomendasi untuk pemegang kebijakan di Pamekasan,” ungkapmya.

Bahkan saat ini pihaknya sudah mendapatkan beragam tugas untuk diurai, sekaligus dicarikan formulasi tepat dijadikan sebagai rekomendasi dan solusi. “Perlu diketahui, kami (keberadaan DRD) ini masih asing (baru) dan baru gabung, tetapi sudah ditumpuki beragam masalah yang harus segara diurai,” imbuhnya.

“Namun yang pasti langkah pertama yang harus kami lakukan yaitu memperkenalkan diri (keberadaan DRD), kami ingin mempublis beragam khazanah (hasil riset) Perguruan Tinggi yang dapat memberikan masukan bagi pemkab. Serta menelisik beragam persoalan masyarakat, seperti garam, tembakau dan lainnya,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas beragam masukan, saran dan harapan dari masyarakat atas keberadaan lambaga yang dipimpinnya. “Jadi kami minta agak di rem (tahan), karena harapnnya terlalu besar. Tujuan kami untuk mengabdi, kerja keras dan kerja cerdas. Tetapi yang mengeksekusi kan bukan kami, tetapi kembali ke pemda,” pungkasnya. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar