Politik Pemerintahan

DRD Pamekasan Berpartisipasi dalam Forum Konsultasi Publik

Pamekasan (beritajatim.com) – Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Pamekasan, ambil bagian dan berpartisipasi dalam Forum Konsultasi Publik bersama Pemkab Pamekasan, yang digelar di Peringgitan Kompleks Mandhepa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1, Kamis (5/11/2020).

Dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Perubahan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Pamekasan, Tahun 2018/2023. Tampak hadir Bupati Pamekasan Badrut Tamam, Sekretaris Daerah Totok Hartono, Kepala Bappeda Pamekasan, Taufiqurrahman.

Juga tampak hadir sejumlah perwakilan, di antaranya pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Pengurus Daerah Muhammadiyah (PMD), Universitas Islam Madura (UIM), Universitas Madura (UNIRA), serta Tim Penggerak PKK, serta perwakilan DRD Pamekasan.

Selain itu, juga tampak hadir seluruh Kepala Oragnsiasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan, perwakilan DPRD Pamekasan, hingga seluruh Camat di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan. Mereka mengikuti forum konsultasi publik melalui virtual alias offline.

Suasana Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Perubahan RPJMD 2018-2023 di Peringgitan Mandhepa Agung Ronggosukowati, Kamis (5/11/2020).

“Forum konsultasi publik dalam rangka memberikan tanggapan dan saran seputar RPJMD Pamekasan, hal ini merupakan langkah awal untuk melakukan beragam kajian terhadap sejumlah pembangunan di Pamekasan,” kata Ketua DRD Pamekasan, Kadarisman Sastrodiwirdjo, melalui Wakil Ketua DRD Pamekasan, Gazali, Jum’at (6/11/2020).

Selain itu pihaknya menilai forum konsultasi publik menjadi salah satu sarana tepat untuk melakukan beragam kajian tentang program pembangunan di kabupaten Pamekasan. Sekaligus upaya kajian yang berorientasi pada sektor kesejahteraan masyarakat.

“Dalam forum itu terdapat sejumlah perwakilan dari berbagai organisasi publik, seperti perwakilan dari NU dan Muhammadiyah, hingga perwakilan Perguruan Tinggi. Sehingga nantinya dapat menjadi masukan dan saran bagi pemerintah kabupaten untuk melaksanakan program pembangunan di Pamekasan,” unykapnya.

Namun pihaknya mengakui hasil dari forum konsultasi publik tersebut nantinya bakal menjalani proses panjang dan tidak serta merta menjadi sebuah kebijakan. “Pasca forum ini selesai dengan beragam rekomendasi, tahapannya masih cukup panjang, termasuk proses pembahasan di DPRD Pamekasan,” jelasnya.

“Namun tidak kalah penting dari forum konsultasi publik ini, beragam masukan dan saran sudah menjadi pertimbangan guna direalisasikan melalui program yang akan digagas pemerintah. Terlebih masukan dari forum ini sebagian besar berorientasi pada sektor kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar