Politik Pemerintahan

DPS Ponorogo Capai 761.977 Orang, Data Masih Bisa Berubah

Ketua KPU Ponorogo Munajat(foto/dok.beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo telah melakukan rapat pleno untuk daftar pemilih sementara (DPS). Hasilnya, KPU Ponorogo menetapkan DPS sejumlah 761.977. Dengan rincian, sebanyak 374.571 calon pemilih laki-laki, sedangkan 387.446 calon pemilih perempuan.

Ketua KPU Ponorogo Munajat mengungkapkan angka tersebut bisa berubah. Sebab, jumlah tersebut belum ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT). Sehingga angka tersebut bisa berpotensi berubah.

“Inikan datanya masih sementara, jadi bisa berpotensi jumlahnya berubah,” kata Munajat, Senin (14/9/2020).

Munajat menyebut DPS yang diplenokan ini ditetapkan dari hasil coklit yang dilakukan beberapa waktu yang lalu. Sehingga masih bisa berubah karena bersifat sementara. Setalah diplenokan, langkah KPU akan melakukan uji publik. Proses itu dilakukan supaya masyarakat dapat memberi masukan atau tanggapan atas data DPS tersebut.

“Langkah selanjutnya ini akan dilakukan uji publik. Supaya ada masukan dan tanggaoan dari masyarakat, Bawaslu dan lainnya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Munajat menghimbau masyarakat untuk mengecek namanya di DPS. Data DPS ini rencananya akan diumumkan di semua desa atau kelurahan di wilayah Ponorogo. Jika namanya belum masuk, Dia meminta yang bersangkutan untuk melapor ke PPS, PKK atau KPU. Sehingga nantinya nama yang belum masuk tersebut, bisa berpeluang masuk di DPS. Munajat menambahkan dalam data DPS tersebut, terdapat 18.287 tambahan calon pemilih baru. Artinya pada saat pencoblosan atau sampai tanggal 9 Desember 2020 nanti penduduk itu sudah berusia 17 tahun. Sehingga dapat menyalurkan hak pilihnya dalam Pilkada serentak pada tahun 2020 ini.

“Jadi DPS ini juga sudah memuat pemilih pemula. Yakni sebanyak 18.287 penduduk yang sampai tanggal 9 Desember nanti sudah berusia 17 tahun,” pungkasnya. [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar