Politik Pemerintahan

DPRD Surabaya Sarankan Pemkot Tambah Ambulan Jenazah

Hj. Khusnul Khotimah, S.Pd.I.,M.Pd Ketua Komisi D DPRD Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Komisi D DPRD Surabaya sarankan Pemkot Surabaya menambah armada ambulans jenazah lonjakan penularan covid-19 yang terus terjadi di Kota Pahlawan.

Pelayanan antar jenazah serta pasien yang dirujuk ke rumah sakit sudah overload. Kondisi itu membuat penanganan covid-19 di Surabaya cukup membuat kewalahan petugas.

Terhitung pada hari Senin (12/7) akumulasi infeksi covid-19 di Kota Surabaya mencapai 26.101 orang , dengan pasien aktif dalam perawatan sebanyak 963 Orang.

Pemakaman jenazah dengan Prokes Covid menjadi permasalahan tersendiri bagi pemerintah Kota Surabaya karena cukup banyak warga yang isoman dirumah lalu meninggal , disisi lain keterbatasan jumlah armada ambulans dinsos beserta tenaganya.

Ketua Komisi D DPRD kota Surabaya Hj.Khusnul Khotimah menganggap pelayanan ambulans jenazah sebagai fokus permasalahan yang harus dicarikan solusi bersama.

“Hampir setiap hari kami mendapatkan banyak keluhan terkait penjemputan oleh ambulans jenazah Dinsos melalui Call Center 112 dimana waktu tunggunya bisa sampai empat jam lebih”, kata Khusnul Khotimah.

Dirinya juga melihat bahwa keterbatasan jumlah Armada dan sopir menjadi salah satu kendala sehingga performa pelayanan kurang responsif ditengah pandemi.

Oleh karena itu Khusnul mengusulkan agar Pemerintah Kota Surabaya menambah jumlah Armada dan memperbaiki Ambulans Jenazah yang rusak. “kami meminta Pemkot Surabaya bisa menambah jumlah Armada dan memperbaiki Ambulans yang rusak untuk dioptimalkan melayani warga sehingga waktu tunggu tidak lama,”tegasnya. (ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar