Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

DPRD Surabaya Pastikan Kawal Proses Pengurusan SLF Bangunan Tinggi

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pertiwi Ayu Khrisna usai Rapat Koordinasi kepatuhan perijinan SLF, di Ruang Paripurna DPRD Surabaya, Kamis (21/4/2022).(Foto/Ade Mas Satrio)

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pertiwi Ayu Khrisna, memastikan mengawal terus proses perizinan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) gedung bangunan tinggi di Kota Pahlawan.

Dia menyebut dari 109 bangunan tinggi, baru 49 gedung yang mengantongi SLF. Sisanya masih dalam proses pengurusan.

“Saya setiap dua minggu akan terus memantau, membantu Pemerintah Kota mengawasi progres pengurusan perizinan SLF,” kata Ayu usai Rapat Koordinasi kepatuhan perijinan SLF, di Ruang Paripurna DPRD Surabaya, Kamis (21/4/2022).

Ayu menilai SLF sangat urgent atau mendesak. Karena berkaitan langsung dengan keselamatan, keamanan dan kenyamanan bagi penghuni gedung, maupun pekerja dan pengunjung.

“Tentunya kami meyakinkan bahwa kerja sama Pemkot Surabaya dengan kami DPRD selaku bidang pengawasannya, bisa segera menuntaskan SLF, untuk mengindari kejadian-kejadian yang akan terjadi dan belum terjadi,” tegas Ayu.

Ayu kembali menegaskan dalam satu bulan ini akan memanggil seluruh gedung bangunan tinggu yang belum mengantongi SLF. Menurutnya fatal ketika bangunan gedung tinggi tak memiliki dokumen penting tersebut.

“Jadi kami betul-betul intens, dalam bulan ini juga kami harus memanggil seluruh gedung yang memang belum mengantongi SLF,” katanya.

Apalagi, Kota Surabaya merupakan kota tersebar kedua setelah Ibu Kota Jakarta. Jika terjadi permasalahan pastinya akan berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kita akan benar-benar mengawasi, apalagi Surabaya ini kota besar nomer dua setelah Jakarta. Jangan sampai gedung-gedung ini seenaknya berdiri akhirnya dampaknya kepada masyarakat juga,” kata Ayu.

Politisi Golkar Surabaya ini mengimbau para pemilik bangunan gedung tinggi untuk segera menyelesaikan perijinan SLF secepat mungkin. Dia aian memberikan rekomendasi penyegelan jika tidak segera mengantongi SLF.

“Ya tentunya kami memberikan rekomendasi untk disegel, karena kan memang ini untuk keselamatan ya kalau mereka gak mau ya kita segel,” katanya. [asg/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar