Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

DPRD Surabaya Minta Tim Ahli Cagar Budaya Tancap Gas

Ketua Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Khusnul Khotimah

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Khusnul Khotimah meminta Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) segera tancap gas untuk melaksanakan tugasnya. Khusnul menyebut bahwa dalam kurun waktu empat bulan tim ini disiapkan, pasti sudah banyak tugas yang harus dituntaskan.

Sebagaimana catatan yang ada di pihaknya, kedepan kepada Pemerintah Kota Surabaya berharap untuk pemilihan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) bisa dilakukan terbuka secara umum.

“Sehingga kemudian banyak masyarakat yang ikut menjadi bagian sebagai optimalisasi pelestarian cagar budaya. Di samping pada sisi pelibatan masyarakat,” kata Khusnul di DPRD Surabaya, Selasa (12/4/2022).

Dia menjelaskan bahwa harapan DPRD Kota Surabaya agar Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) ini bisa bekerjasama dengan para pegiat dan komunitas-komunitas cagar budaya untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam rangka melakukan kajian dan memberikan catatan guna pelestarian cagar budaya.

Tak hanya itu, dia meminta memasifkan para pegiat budaya untuk bisa bersinergi dan berkolaborasi dalam rangka memberikan catatan dan masukan kepada kita semua, guna pelestarian cagar budaya yang ada di Kota Surabaya.

“Masih banyak cagar budaya kita yang perlu diinventarisir, kemudian dipastikan kepemilikannya. Apakah itu sudah teregistrasi, pusat atau belum,” katanya.

Selanjutnya, Khusnul menyatakan bahwa banyak usulan masyarakat, seperti ada sebuah makam yang diduga adalah peninggalan dari para wali atau dari Sunan-Sunan sembilan Wali yang ada di Nusantara ini.

“Maka, itu harus dilakukan percepatan – percepatan untuk dipastikan. Apakah itu benar masuk kategori cagar budaya atau tidak,” tegasnya.

Khusnul menyarankan agar selanjutnya adalah bagaimana para ahli yang telah sah sebagai Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini bisa sejalan dengan pihaknya agar juga berdampak pada sisi ekonominya.

“Beliau – beliau yang tergabung di TACB ini bisa juga sejalan dengan harapan kita bahwa keberadaan cagar budaya – cagar budaya bisa berdampak secara ekonomis di Kota Surabaya ini,” katanya.(asg/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar