Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Sinkronkan Data MBR

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah meminta Dinas Pendidikan (Dispendik) untuk secepatnya melaksanakan sinkronisasi data dengan Dinas Sosial (Dinsos) terkait data siswa yang masuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Sinkronisasi data, katanya, sangat dibutuhkan karena untuk menentukan daftar siswa penerima manfaat program seragam gratis, dari Pemkot Surabaya.

“Sehingga basic (dasar) data itu jumlahnya menjadi dasar kebutuhan seragam untuk anak-anak itu berapa,” kata Khusnul Khotimah, di DPRD Surabaya, Selasa (8/3/2022).

Khusnul memaparkan, anggaran yang dialokasikan oleh Pemkot Surabaya di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 untuk program seragam gratis sebesar Rp 72 miliar.

Anggaran ini diproyeksikan dengan jumlah siswa SD negeri yang akan menerima seragam gratis berjumlah 56.922 orang dan 19.506 pelajar swasta. Kemudian, pada jenjang SMP, terdapat 28.288 siswa negeri dan 14.879 siswa swasta yang nantinya akan mendapatkan seragam gratis.

“Keseluruhan anggaran (seragam gratis) totalnya Rp 72.792.199.090,” paparnya.

Dia mengatakan, besaran anggaran tersebut bisa saja tak mencukupi pemenuhan seragam gratis bagi siswa MBR. Maka, sinkronisasi data harus dilakukan segera, guna menghitung kepastian jumlah siswa.

Menurutnya, jumlah siswa dari keluarga MBR disebut mengalami peningkatan pada Januari hingga Februari 2022. Ketika pihaknya kembali menarik data, lanjutnya, ada 41.424 Januari dan Februari 42.101, dengan jumlah total kenaikan 674 anak.

Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya ini menyebutkan jumlah siswa yang masuk kategori MBR, diperkirakan bisa kembali bertambah. “Kemudian, sekarang itu informasi di lapangan aplikasi MBR ditutup, data yang masuk itu dimutakhirkan dulu,” katanya.

Sementara itu, lanjutnya, berdasarkan data tahun 2021 siswa SD Negeri yang berhak atas seragam gratis berjumlah 16.987 siswa. Alokasi anggaran yang disediakan sebesar Rp 19.733.967.770.

Kemudian, untuk siswa SD swasta penerima seragam gratis tahun 2021 berjumlah 4.281 orang dengan anggaran sebesar Rp 4.973.280.510.

Jenjang SMP, pelajar sekolah negeri yang menerima seragam gratis berjumlah 16.277 orang dengan anggaran Rp 18.909.153.670. Sedangkan siswa SMP swasta berjumlah 10.093, jumlah anggaran sebesar Rp 11.725.139.030.

“Keseluruhan anggaran Rp 55.341.540.980,” katanya.[asg/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar