Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

DPRD Surabaya Imbau ASN Patuhi Larangan Mudik Pakai Mobil Dinas

Surabaya (beritajatim.com) – Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Arif Fathoni meminta ASN Pemkot mematuhi pelarangan menggunakan mobil dinas sebagai kendaraan mudik. Menurutnya, hal itu sudah sepatutnya harus dijalankan oleh seluruh ASN yang berada di lingkup Pemkot Surabaya.

Ketika ada ASN yang nekat menggunakan mobil dinas saat mudik, hal itu disebutnya sebagai sebuah pembangkangan pada perintah atasan. “Kalau dilanggar ya itu pembangkangan terhadap perintah pimpinan,” kata Thoni sapaan akrabnya di Surabaya, Kamis (21/4/2022).

Dia menegaskan, aturan penggunaan mobil dinas sudah jelas melalui imbaun dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan juga terbitnya Surat Edaran (SE) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor Nomor 13 Tahun 2022 tentang Cuti Pegawai Aparatur Sipil Negara Selama Periode Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Thoni menyebut, fungsi mobil dinas hanya digunakan sebagai kendaaraan operasional tugas bagi para ASN. Sedangkan, mudik bersifat personal. Oleh karenanya, para ASN sudah seharusnya tak melanggar aturan tersebut.

“Jadi mudah-mudahan seluruh ASN Pemkot bisa mematuhi dengan kesadaran bukan keterpaksaan. Kalau keterpaksaan misal mudik ke Sidoarjo tapi alasan bikin surat tugas dinas kerja kesana biar bisa pakai mobil dinas itu kan termasuk peluang jadi semua harus dari kesadaran pribadi,” katanya.

Thoni menegaskan, para ASN punya gaji tetap yang memungkinkan untuk membeli kendaraan pribadi. Selain itu, mereka bisa menggunakan transportasi umum untuk melakukan mudik lebaran.

“Kalau mudik ini urusan personal. Jadi harus ada kesadaran kolektif dari yang bersangkutan untuk tidak memakai kendaraan dinas atau menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi. Sehingga meminimalisir pelanggaran atas himbauan wali kota ini. Itu saya yakin Surabaya tertib soal ini,” pungkasnya. [asg/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar