Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

DPRD Surabaya Dukung KBS Garap Wisata Taman Komodo

Komodo di Kebun Binatang Surabaya (KBS).[Foto/Dok.Pemkot]

Surabaya (beritajatim.com) – Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am mendukung penuh Kebun Binatang Surabaya (KBS) totalitas untuk menggarap rencana destinasi wisata Taman Komodo.

Namun dia mendorong agar realisasinya dipertimbangkan secara matang. Termasuk pemilihan lokasi bakal calon Taman Komodo.

“KBS saat ini sedang melakukan kajian terhadap kawasan hutan Mangrove yang akan dijadikan sebagai habitat komodo. Tentang cocok atau tidaknya, kita dorong ini dipertimbangkan dengan matang. Namun pada dasarnya, kita mendukung rencana destinasi wisata Taman Komodo itu,” kata Ghoni di Surabaya, Senin (4/4/2022).


Menurutnya, jenis komodo yang ada di KBS berbeda dengan komodo yang berada di Nusa Tenggara Timur (NTT). Perbedaan ada di ukuran. Di NTT lebih besar, sedangkan di KBS versi kecil.Di samping itu, Ghoni melayangkan apresiasinya kepada KBS. Sebab berhasil menangkar dan mengembangbiakkan komodo dengan baik.

“Alhamdulillah ditangkar, dan berkembang biak secara signifikan. Ini luar biasa dan patut kita apresiasi,” katanya.

Sementara itu, Direktur Kebun Binatang Surabaya (KBS), Khoirul Anwar menjelaskan, rencana pembangunan destinasi wisata Taman Komodo merupakan rencana jangka panjang. Saat ini, pihaknya sedang memantapkan masterplan dan desain.

“Rencana destinasi wisata Taman Komodo ini inisiatif manajemen KBS untuk sedikit berkompetisi dengan Pulau Komodo yang ada di NTT. Di sana sifatnya destinasi mahal, eksklusif, hanya orang menengah ke atas yang bisa. Sedangkan yang kita rencanakan ini, destinasi wisata yang lebih terjangkau, tidak jauh berbeda dengan tiket masuk di KBS,” jelas Khoirul.

Selanjutnya, untuk lokasi, ada dua tempat yang diusulkan. Di kawasan Banyuurip atau di kawasan Mangrove Wonorejo. Namun kedua tempat itu, kata Khoirul, akan dianalisa lebih dulu oleh ahli dan akademisi.

“Nah nantinya apakah sesuai dengan habitat komodo. Baru setelah itu akan kita ambil kesimpulan. Jadi nanti, masyarakat yang ingin melihat komodo itu perlu jauh-jauh ke NTT, cukup datang ke Surabaya,” katanya. (asg/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev