Politik Pemerintahan

DPRD Surabaya Akan Sidak Rumah Usaha Kali Kedinding

Surabaya (beritajatim.com) – Komisi A DPRD Surabaya menyoroti perosoalan izin pembangunan yang dikeluarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup terhadap pembangunan rumah usaha yang ada di Kali Kedinding Surabaya. Sorotan lantaran pembangunan tersebut dinilai telah merugikan empat rumah warga.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Arif Fathoni mengatakan bahwa harusnya Pemerintah Kota Surabaya tidak mengeluarkan izin terkait pembangunan rumah usaha tersebut.

“Keberadaan bangunan itu 765 meter persegi, semestinya ini izinnya gudang tetapi DLH menyatakan itu rumah usaha tempat penyimpanan minuman beralkohol golongan A, sementara warga tidak dilibatkan bila akan didirikan itu di tengah-tengah pemukiman,” ungkap Arif Fathoni.

Arif mengungkapkan, harusnya untuk mengeluarkan izin lingkungan hidup dinas harus mengajak partisipasi aktif dari masyarakat sekitar.

“Kita harus melihat karakteristik masyarakat sekitar, menurut saya tidak pas. Belum lagi di sana kan ada pondok pesantren besar, semestinya itu jadi pertimbangan Pemkot dan tidak semata-mata normatif,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkot Surabaya harus lebih berhati-hati dalam menerbitkan izin. Terlebih pembangunan dilakukan di kawasan yang padat penduduk. Dalam waktu dekat juga, Fathoni akan melakukan sidak ke rumah usaha kali kedinding. Ia mendorong supaya pemkot mengevaluasi penerbitan izin rumah usaha tersebut.

“Bila perlu dibatalkan dan mendorong agar pemilik membuka di Margomulyo atau kawasan-kawasan industri yang lain. Kamis saya akan sidak, karena ini persoalan yang sangat sensitif,” pungkas Fathoni. [ifw/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar