Politik Pemerintahan

DPRD Surabaya Ajak Masyarakat Tertib Protokol Kesehatan

Surabaya (beritajaitm.com) – DPRD Kota Surabaya terus mengimbau kepada warga Surabaya untuk menjaga kesehatan di masa pandemi covid-19 dengan mentaati protokol kesehatan. Apalagi, sebentar lagi pilwali Surabaya akan berlangsung sehingga masyarakat untuk terus patuh menerapkan 3M.

Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz mengatakan, masa coblosan di Pilwali adalah hak warga negara untuk menentukan pemimpin Kota Surabaya pengganti Tri Rismaharini yang akan purnatugas pada Februari 2021.

Maka dari itu, seluruh warga Surabaya yang memberikan hak pilih agar menjaga kesehatan dan taat protokol kesehatan seperti 3M (Mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker). Sehingga ketika hari h coblosan nanti pada 9 Desember 2020, mereka tetap fit untuk datang ke TPS dan mencoblos Walikota Surabaya yang baru.

“Kita ingin partisipasi publik terhadap Pilwali kali ini tinggi. Karena di tengah Covid-19, warga ayo jaga kesehatan biar bisa nyoblos nanti. Sebab, kita akan memilih Walikota Surabaya yang baru. Kita harus sama-sama sehat agar bisa datang ke TPS demi Kota Surabaya yang lebih maju kedepannya,” kata Mahfudz.

Kata Mahfudz, memilih dalam Pilkada atau Pilwali adalah hak konstitusional setiap warga negara yang sudah memiliki kualifikasi untuk memilih. Hak itu akan menjadi penting dalam proses regenerasi kepemimpinan di setiap daerah, tak terkecuali Kota Surabaya.

Menurutnya, dengan datang ke TPS untuk memilih maka warga sudah berpartisipasi aktif dalam setiap perubahan kebijakan Pemerintah Kota Surabaya. Sehingga ketika Walikota baru terpilih nanti, warga akan merasa bangga telah memilih sosok tersebut. “Kita berpartisipasi untuk masa depan. Jangan sampai tidak memilih. Karena kita juga harus aktif dalam perubahan kota itu sendiri. Makanya tetap jaga kesehatan dan taati protokol Covid-19 biar bisa nyoblos,” katanya. [ifw/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar