Politik Pemerintahan

DPRD Sumenep Sorot Rumah Sakit Kepulauan, Dinkes Akui Tak Ada Dokter Spesialis

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Abu Hasan

Sumenep (beritajatim.com) – Anggota DPRD Sumenep menyoroti pelayanan dan fasilitas bagi pasien di Rumah Sakit Abuya, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep.

Pelayanan di rumah sakit plat merah yang diresmikan akhir 2020 hingga kini dinilai tidak maksimal. Selain fasilitas dan sarana tidak lengkap, tenaga medis juga terbatas.

“Beroperasinya Rumah Sakit Kepulauan itu terkesan sangat dipaksakan. Seharusnya ketika resmi dibuka, maka pelayanan rumah sakit Abuya itu ya harus sesuai standar pelayanan rumah sakit. Lha ini tidak. Malah lebih bagus dan lebih lengkap di Puskesmas,”  Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Abu Hasan, Kamis (25/03/2021).

Selain itu, politisi PKB asal Kepulauan Kangean ini menyayangkan tidak adanya dokter spesialis yang bertugas, seperti dokter spesialis anak dan kandungan. “Jadi kalau menurut kami warga pulau, Rumah Sakit Abuya itu sebenarnya masih belum siap untuk dibuka, namun dipaksakan. Buktinya sampai sekarang fasilitas dan sarananya termasuk SDM-nya yang masih terbatas,” ujarnya.

Bahkan sejak diresmikan tidak ada aktifitas pelayanan yang maksimal. Meski ada pelayanan, diduga hanya sebatas mengisi waktu agar tidak dikatakan tidak beroperasi. “Tolong lah, kami warga kepulauan juga diperhatikan dalam pelayanan kesehatan. Jangan jadikan kami sebagai masyarakat uji coba program,” ucapnya.

Karena itu, lanjut Abu Hasan, komisinya akan memanggil Dinas Kesehatan guna meminta penjelasan tentang kelanjutan program dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Abuya.

“Kami segera memanggil Dinas Kesehatan, mempertanyakan ‘follow up’ program peningkatan kesehatan bagi warga kepulauan ini,” paparnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono membantah tudingan tidak adanya aktifitas pelayanan dan kurangnya fasilitas di Rumah Sakit tersebut. “Semuanya sudah lengkap. Fasilitas sudah ada termasuk ruang rawat inap, KIA dan IGD,” tukasnya.

Namun Agus mengakui jika di RS Abuya itu belum ada dokter spesialis sebagaimana standar rumah Sakit, seperti dokter spesialis anak, dokter spesialis penyakit dalam, kandungan dan dokter bedah.

“Yang ada memang hanya dokter umum. Untuk empat dokter spesialis memang belum ada. Tapi kami sudah meminta ke pusat melalui Provinsi Jawa Timur agar ada dokter spesialis yang ditempatkan di RS Abuya. Semoga cepat terpenuhi,” harapnya. (tem/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk