Politik Pemerintahan

DPRD Sampang Panggil Disdik dan BRI

R. Aulia Rahman, Sekretaris Komisi 1 DPRD Sampang

Sampang (beritajatim.com) – Program Indonesia Pintar (PIP) bakal menjadi tranding topic di kalangan lintas sektoral di Kabupaten Sampang. Pasalnya, Komisi 1, Komisi 2 dan Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat mengaku menerima laporan dugaan penyimpangan program tersebut dan telah mengelar rapat persiapan pemangilan pihak terkait.

“Kami telah menerima laporan dugaan penyimpangan PIP, maka kita akan memangil pihak Bank, Dinas Pendidikan dan pelapor untuk dimintai penjelasan,” terang Aulia Rahman, Pimpinan Komisi 1 DPRD Sampang, Kamis (14/1/2021).

Politikus Demokrat yang telah menjabat anggota Dewan sebanyak tiga periode ini juga menjelaskan bahwa sesuai laporan dari salah satu wali murid, dugaan pemotongan PIP terjadi semenjak 3 tahun lalu. “PIP yang dilaporkan ini berkisar antara realisasi anggaran tahun 2018 hingga 2020,” tegasnya.

Terpisah, menurut Rosi ketua Komisi 2 DPRD juga membenarkan telah mengelar rapat terkait persiapan pemangilan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Dinas Pendidikan. “Rencana pemangilan hari Senin,” singkatnya.

Sayangnya saat menghubungi Kepala Cabang BRI Sampang, belum bisa memberikan penjelasan lantaran yang bersangkutan berada di luar kota melaksanakan rapat kerja. “Maaf saya sedang raker,” tandasnya. [sar/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar