Politik Pemerintahan

DPRD Lumajang Evaluasi PAK APBD 2020 Untuk Covid-19

Lumajang (beritajatim.com) – DPRD Lumajang akan fokus mengawasi Perubahan Anggaran Kegiatan (PAK) APBD 2020 untuk penanganan Covid-19. Pasalnya, pelaksanaan dan penyerapan dinilai kurang maksimal di tengah masyarakat.

Anggaran untuk Covid-19 dari 162 Milyar dari dengar pendapat Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dengan Komisi C dan D DPRD masih belum ada serapan maksimal. “Kita akan awasi penggunaan anggaran untuk penanganan covid-19,” kata Wakil Ketua DPRD Lumajang, H. Akhmat pada wartawan, Kamis (23/7/2020).

Menurut dia, penangan covid-19 bukan hanya pada memeriksan orang sakit. Tetapi juga pelayanan protokol kesehatan terhadap bidang pendidikan serta aktivitas ekonomi lainya. “Mulai dari ketersediaan disingfektan, hand sanitezer dan masker untuk masyarakat dalam menjalankan aktifitas,” paparnya.

DPRD Lumajang adanya perubahan PAK APBD untuk Covid-19 dari Rp.167 Milyar menjadi Rp. 170 Milyat lebih akan dikaji ulang. Sesuai usulan dan dari dengan pendapat berbeda untuk sasaran penangan corona. “Pembahasan ini akan melibat semua komisi di DPRD dengan tim Anggaran Pemkab,” jelasnya. Pembahasan PAK APBD 2020 dikabarkan dilakukan di sebuah Hotel di Kabupaten Banyuwangi. (har/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar